Sunday, January 19, 2014

Event Cosplay 18 Januari 2014


Hola epribadih (?),, ane kali ini mau nulis tentang event cosplay semalam di Plaza Mulia Samarinda. Walaupun sepenuhnya bukan khusus untuk cosplay, tapi semua cosplayer datang beragam untuk ikut berpartisipasi (termasuk saya) . ada penampilan dari cosplayer JKT48 manggung (dan ga lupa para fans nya yang suangat antusias itu). Seneng ngeliatnya, jadi orang-orang yang lewat pada tau, ini loh hobinya anak muda jaman sekarang wkwkwkwk


Ane mau cerita-cerita dari awal persiapan sampe costreet di sana. Pertamanya, ane datang sama temen ane Becca buat ngumpul di rumah mba Hesti. Awalnya ane datang jam 2 an tapi ngaret sampe jam 4 (okey, this is Indonesian people’s habit). Trus nunggu lagi abang2nya yang mau bikin topeng dateng, barulah habis magrib kami ke tempat tujuan.

Tempat yang pertama kami tuju setelah sampe sana adalah toilet. Ya, TOILET terdekat supaya bisa ganti kostum di sana. Untung ane Cuma make jaket, wig sama kalung+gelang+rantai di celana, jadi bisa cepet. Nah, temen ane si Becca make kostum Anna Kushina yang butuh cukup lama makenya (tapi untungnya lagi dia ga make wig karena alasan tertentu). Hal yang paling ane sulit menerimanya adalah ketika waktu di toilet pan banyak cosplayer tuh yang lagi ganti kostum. Nah, ane yang di kamar mandi udah make wig, pas mau keluar dikatain astafiruloh sama mbak-mbak hijabers yang mau masuk. Yaelah,,,, mungkin kaget kali ya yang keluar rambutnya kayak api berkobar begitu /plak.

Trus si cosplayer Miku di toilet juga benerin softlens nya dia, karena tau Becca bawa air+tempat softlensnya itu maka dipinjamlah ke Miku. Ane sama Becca pun keluar toilet tanpa menunggu si Miku ngembaliin air+tempat softlensnya Becca (atau mungkin udah dikembalikan ke mba SORA yang lain, ane ga tau juga). Pas udah di deket panggung, ane ketemu banyak banget cosplayer yang ikut dateng.. dari JCEB paling banyak, dengan kostum2nya yang unik-unik (ga lupa kami foto-foto juga). Kembali ke kostum ane yang meranin Suoh Mikoto bersama Becca yang meranin Anna Kushina, kami selaku cosplayer K Project tak akan pernah terpisahkan*tsaahh*. Tapi kenapa kayaknya karakter kami ketuker, dia yang selalu jalan kemana-mana. Ane pun langsung ngingatin dia agar berjalanlah di belakang ane sambil pegangan lengan ane (mendalami karakter coy). Begitu terus kami jalan banyak yang minta foto (berasa artis sehari). Sampe waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 pm, dan saatnya SORA untuk pulang.

Tapi sebelum itu.. poto-poto dulu dong wkwkwkwk.. inilah beberapa yang sempet ane minta dari tukang jepret kami. Jangan ketawa liat ane yang ganteng ini /doubleplak.

Yah,, kalau ingin menghujat foto ane silakan tutup page ini segera!! Dan silakan kalo yang mau mengomentari kegantengan ane, ada kolom komentar di bawah, silakan di isi wkwkwk..

ini member SORA yang bisa dateng hari itu
yo.. sayang anak sayang anak /plak
ane ketutupan, cuman wig sama tangannya doang yang keliatan :(
itu ane sama Becca (duo K Project). Mendalami karakter Mikoto versi ane - -"

Semoga kalo ada event lagi ane bisa ikut ngeramaikan lagi, syukur-syukur ikut lomba nya hehehehe XD

Thursday, January 16, 2014

Fanfic alice nine: On My Own


Title: On My Own
Author: Hikari Ogata a.k.a Eri Tonooka
Chapter: 1/1 OneShot
Pairings: ShouXHiroto
Genre: Drama, YAOI, Tragic, Angst

A/N: ini tulisan lama, cuma ditambahin beberapa skenario. Saya lagi galau bikinnya, makanya jadinya gini. Silakan yang mau hujat saya atas hasil ff ini, saya terima *pasrah*
Listening to: Linked Horizon – Jiyuu no Tsubasa (OP2 SnK)



On My Own
SuG - Misora
 

Sunyi.

Tidak ada yang berani mengeluarkan suaranya. Termasuk aku. Di sini hanya ada kami berdua di sebuah taman kota yang cukup sepi di jam sibuk seperti ini. Saling menunggu salah satu di antara kami berbicara. Sungguh, ini pertemuan pertama kami semenjak dia keluar dari rumah sakit pasca kecelakaan mobil yang menimpanya dua bulan lalu. Aku yakin ia pasti sangat kecewa bahkan marah karena selama di rumah sakit aku tak pernah menjenguknya. Sekalipun ia terbaring di rumah sakit dalam keadaan koma.

Jahatkah aku?

Apa aku sudah tak lagi mencintainya?

Shou, kau lah yang telah membuatnya seperti ini! Karena kau lah ia menjadi trauma seperti ini!

Aku terus merutuki diriku yang terlewat bodoh ini.

“Shou-kun—”

Kulihat ia yang bersuara dengan sedikit getaran di dalamnya. Jauh berbeda dari kepribadiannya yang ceria dan cenderung aktif. Kecelakaan itu membuatnya menjadi pribadi tertutup dan traumatis.

“bagaimana kabarmu?” ucapnya melihat langsung ke mataku. Pancaran matanya sangat menyedihkan. Entah mengapa kalimat yang ingin kuucapkan tak mau keluar. Sulit rasanya menjawab ‘aku-sangat-bahagia-sekarang’ di saat ia seperti ini.

Tak berapa lama ia kembali bersuara “aku minta maaf,, karena aku tak punya lagi memori tentangmu..”
“apa maksudmu, Hiroto?” spontan ku bertanya.

“ada yang salah dengan otakku. Tora hanya bilang kalau kau pacarku. Apa itu benar?”

Mataku menjadi sayu, tak sampai hati melihat ekspresi wajahnya. Ini semua salahku.

Tora tak pernah memberitahukan keadaan Hiroto padaku! tsk!

“saat aku berusaha mengingatnya, kepalaku sangat sakit” imbuhnya lagi. Aku tau Hiroto, jangan salahkan dirimu, karena akulah..karena aku yang ada di sini lah penyebabnya.

“Hiroto, apa tak ada sedikit sisa memori tentangku? Apapun itu?” tanyaku berbicara sewajar mungkin.

Suasana akembali hening. Ia menatap lurus ke arah depan dan berpikir cukup lama. Ia pun membuka suara..

“maaf.. aku—”
 “ya, aku mengerti. Jangan paksakan dirimu mengingatku. Seharusnya aku lah yang meminta maaf” ucapku sarkatis “..maaf karena tak menjengukmu selama kau sakit, dan maaf untuk hari itu”


“Hiroto, sudah kubilang jangan mengangkat telepon sambil mengendaari mobil. Berbahaya.” Omel Shou pada kekasihnya yang tampak masih seperti anak-anak itu. Namun sang kekasih hanya tersenyum aneh seperti merasa tidak bersalah.

“ayolah Shou-kun, buktinya sekarang aku masih hidup kan?” ucap Hiroto santai, merasa omelan Shou tak akan mempan padanya.

“tapi aku khawatir. Tolong jangan lakukan seperti ini lagi!”

“aa wakatta wakatta.. “ seulas senyum tersungging di bibir Shou saat mendengar ucapan Hiroto. Tidak heran jika Shou khawatir, karena kekasihnya itu masih dalam proses terbiasa dalam mengendarai mobil. Ya, Hiroto baru saja memperoleh SIM dan itu artinya Shou lah yang akan mengawasi Hiroto.


Christmas eve, Hiroto sengaja berjalan-jalan keluar dengan mobilnya. Sekedar menikmati indahnya malam natal di kota yang tak pernah sepi ini, dan membeli pernak-pernik pohon natal di apartemennya. Ia semakin senang saat Shou akan merayakan malam natal bersama di apartemen Hiroto. Sebuah makan malam yang berbeda mungkin cukup untuk mengisi acara malam natal mereka, begitu pikir Hiroto.

Sepasang mata coklatnya pun dari jauh menangkap sebuah pohon natal dengan hiasan yang menarik terletak di barisan depan barang yang dijual di toko. Ia pun berniat ke sana, namun handphone nya berdering nyaring dan membuatnya menengok siapa gerangan yang memanggilnya.

Sebuah panggilan dari Shou.

Hiroto pun teringat pesan Shou, dan ia  mencoba tak mengangkat panggilan Shou.

Panggilan pertama berhenti, Shou pun kembali menelepon. Hiroto tak bisa membiarkan Shou menunggu lama, ia berpikir pasti Shou sedang membutuhkannya saat ini.

Dan panggilan itu pun terangkat.

“moshi-mosh—”               

Namun saat Hiroto melihat layar handphone itulah, ia tak mengetahui datangnya sebuah mobil dari arah yang berlawanan menuju ke arahnya. Tabrakan itu pun tak terhindarkan. Spontan kepala Hiroto menubruk bagian stir mobil dan kaca depan yang pecah itu turut menghantamnya. Darah pun mengucur dari ujung kepala dan merembes hingga pipinya.

Perlahan ponsel yang ia genggam terjatuh dan memperdengarkan suara kebingungan Shou dari seberang sambungan telepon.

Dan tak lama kemudian, sebuah sirene ambulan berbunyi nyaring mengantarkan Hiroto ke rumah sakit terdekat.


“aku tidak tau apa yang membuatku seperti ini, tapi aku merasa kau juga tak perlu meminta maaf,, Shou-kun..”

“Hiroto, aku hanya ingin bilang bahwa aku—” akh, sulit sekali mengatakannya!!

“bahwa aku—” “..aku masih mencintaimu”

Ya, aku sudah mengatakannya. Tak ada lagi rasa ketakutan di benakku lagi. Aku harap Hiroto mengerti.

“apa yang diucapkan Tora ternyata memang benar. Kau mencintaiku.. tapi, dengan keadaanku ini aku tak bisa..”

“kita bisa mulai dari awal. Mungkin saja ingatanmu kembali seiring berjalannya waktu” ucapku bersemangat “ayolah Hiroto, aku akan membantumu..” kugenggam kedua tangannya erat dan menatap mata indahnya lebih dalam. Sungguh aku merindukan saat-saat seperti ini.

“tapi maaf Shou-kun. Aku akan menjadi beban bagimu jika aku mengiyakan permintaanmu. Maaf..”

Aku tak bisa berbuat apapun lagi saat Hiroto bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkanku sendiri.

Hiroto, maafkan aku ..

Owari


n.b: jadi pengen bikin sekuelnya :3

First Entry



Yuhuu~~~ ane kembali lagi di mari, setelah lama ga posting. Dan postingan ini adalah entry pertama di tahun ini (telat sekali nulis, dasar pemilik tidak tanggung jawab). Ah, mohon dimaafkan saja karena awal bulan ini ane sibuk sama yang namanya UAS pertama di bangku kuliah *tsahh*. Karena UAS nya udah kelar mulai kemarin, maka ane kombek (?) lagi dan mungkin akan lebih banyak nulis entry tidak berguna lagiwkwkwkwk . Hampir lupa, ane mo ngucapin Selamat Tahun Baru yoo minna-san. Semoga awal tahun ini berkah aminn :3

Oiya, project cosu ane yang Togami Byakuya itu gagal pemirsah. Masalahnya adalah terletak di wig nya yang udah ke sold dan si penjual ga ngabarin ane. Di saat itulah ane kepikiran untuk make kostum Mikoto Suoh (nge cross ceritanya) dan jadilah project ini. Ane pun ngasih tau temen ane yang cewek kalo ane mau ngosuin itu karakter, dan reaksinya adalah... dia ketawa pemirsa. Soalnya ane pan badannya kecil jadi dia mikirnya masa ane yang kecil begini ngosuin Suoh yang badannya kaya kingkong begitu?? Tapi temen ane yang satunya seneng pas ane mau ngosuin Suoh, dan dia pun langsung nyari kostum Anna Kushina

Dan jadilah kami kopelan. Untuk cosu sementara ini, kami cuman costreet doang. Karena acara tanggal 18 ini adalah acaranya cosu grup sebelah. Well, sebenernya Suoh Mikoto itu terlalu besar (badannya) untuk ane cosu in, dan ane awalnya mau cosu Kuroko. Tapi karena kostumnya pada sold dan harus PO dulu, maka gak jadi lagi. Nunggu nya lama, maka event nya bentar lagi.

*Perhatian: Postingan ini hanya curhatan, bila ada kesamaan pengalaman maka itu hanya kebetulan. Karena sekali lagi ini hanya curhatan (ngomong apa sih?)*

Sebagai persembahan terakhir, mau ngasih piku bishie ah~~

Taisei ex-Echtelion. Ane rada ilfil liat ava barunya dia - -"

Mei DOG inthe PWO. Cantik pan?
 
Rui SCREW. Mbak cantik amat @0@

 
Shou Arisu. Auranya seme sekali >///<

 
Kazuki BugLug. Mas ganteng makin ganteng pake hakama begitu >w<

 
Kili ex-AND. Nah ini dia makhluk ganteng dengan new look nya. Abaikan yang kanan karena ane lupa siapa yang kanan - -"






Monday, December 30, 2013

1 Year Memorial for Kei Goto



Hari ini tepat setahun kepergian salah satu vokalis kesayangan kita untuk selamanya, Kei Goto (atau yang kita kenal dengan nama panggung K). 30 Desember 2012 kemarin merupakan hari berkabung bagi semua keluarga besar Kei dan fans P.T.P (Pay money To my Pain), dan yang bikin nyesek adalah tanggal pengumuman kematiannya yang bertepatan dengan ulang tahun gw (10 Januari 2013). Sebelumnya gw mau mohon maaf kalau di dalam postingan ini ada yang kurang atau gak cocok karena gw memang baru kenal P.T.P tepat setelah sang vokalis meninggal dunia (dan gw sangat menyesal karena itu). 
 
Sedikit biografi singkat tentang Kei dan bandnya Pay money To my Pain bagi yang belum tahu. P.T.P bukanlah JRock yang dandannannya Visual Kei melainkan Japanese rock yang mengusung aliran Alternative Rock/Metal (sejenis ONE OK ROCK atau kalo westernnya kayak LP gitu lah). Band ini dibentuk tahun 2005 setelah Kei sang vokalis resmi bubar dari bandnya yang bernama Gun Dog. Kei pun ngajak empat orang lain (Pablo (gt), Jin (gt), T$uyo$hi (bs) dan Zax (dr)) untuk bergabung ke dalam band nya. Mereka pun join ke label VAP (labelnya OOR sama lynch.), dan mengeluarkan major single pertamanya “Drop Ink” tahun 2006. Beberapa bulan setelahnya mereka ke California buat rekaman album pertama berjudul “Another Day Comes” tahun 2007. Judul album itu ada PV nya dan lagunya bener-bener keren !!!! Tahun 2008, Jin sang gitaris resmi keluar dan P.T.P jadi empat orang. Keluarnya Jin tak membuat P.T.P berhenti, mereka pun kembali merilis dua album dan beberapa single dalam kurun dua tahun terakhir (red 2012).

Seperti yang sudah kita ketahui kalau Kei sebelum meninggal sempat sakit dan di rawat di rumah sakit bulan Juni 2012. Tapi pada musim panas setelahnya, Kei tetap  melakukan live bersama P.T.P bertajuk “House of Chaos”. Pada bulan Oktober, Kei kembali ambruk dan kesehatannya makin memburuk. Semua member pun menghentikan kegiatannya. Dan akhirnya tepat setahun di hari ini, Kei mengehembuskan nafas terakhirnya di kampung halamannya, Yokohama akibat gagal jantung akut .

Setelah pengumuman kematiannya, P.T.P gak ada kabar. Dan pada bulan September kemarin (tepatnya tanggal 20), gw liat di JPA kalo P.T.P bakal merilis album yang berjudul gene. Ditambah adanya PV Rain itu (nunjuk postingan sebelumnya). Gw liat tracklistnya dan gw dengerin bener-bener, di album itu ada versi baru nya Sweet Vengeance dan jujur, versi album lebih ngena  daripada yang dulu. Ada beberapa musisi sealiran yang ikut ambil bagian buat nyanyiin lagu di album ini (Taka OOR di lagu Voice, JESSE RIZE/the BONEZ di lagu Illumination, dan vokalis dari Crossfaith, lynch dll). Lagu2 yang paling gw suka dari album ini ada Rain, Voice, Sweetest Vengeance, Truth Fragile, dan Invisible night~murder~. Tapi secara keseluruhan lagu-lagu di album ini great banget!
Well, mungkin ada yang penasaran gimana ceritanya Kei bisa bikin album setelah kematiannya. Ini pertanyaan yang kemarin bikin gw juga bingung, dan ternyata Kei ngerakam lagu tersebut sebelum dia sakit bersama beberapa vokalis lain dengan sebaik mungkin. 

Satu hal yang paling menginspirasi gw dari seorang Kei adalah sebuah tattoo di leher kirinya yang bertuliskan “BE STRONG” . Gw bisa mengartikannya dengan: Jadilah orang kuat dalam arti kuat menghadapi segala macam persoalan kehidupan, dan bukannya kuat sebagai penguasa bagi yang lemah .

Sebagai penutup, ada dua piku dari gw untuk mengenang setahun kepergian sang vokalis kita tercinta, Kei Goto. We are still with you...







n.b: See you in next year guys!