Thursday, October 16, 2014

Skins Gen 3 Review

Long time no see, ya~ haha.. hampir dua bulan gak ngepost sejak bikin review Skins gen1 & 2 kemaren. Yah, gak lama lama amat ya kan ? *plakk. Duh, jangan timpuk saya pake bata, saya baru maraton nih nonton season 5 nya (dan lagi2 belum donlot yang season 6 & 7). Pake wifi gedung rektorat gak cuma saya doang... kudu berbagi wifi sama yang lain, huhu~ ke warnet deket kosan males, pake modem sayang kuota. Jalan terakhir pake wifi gretongan kalo mo donlot semua serinya Skins *doubleplakkk. Well, lagi lagi saya cuma nulis review cast nya, ceritanya cuman dikit doang *dikubur xDD~ nah, daripada berbatjot ria, langsung lah saya kasih liat gimana penampakan (?) pemain Skins generasi 3 ini.




Dakota Blue Richard as Franky Fitzgerald

Franky adalah mahasiswa pindahan dari Oxford yang dulunya ia menjadi bahan bullying oleh “teman-temannya” di sekolah. Ia pun pindah ke kampus Bristol dan berpenampilan seperti laki-laki. Mengubur masa lalunya yang suram dan ia yakin di Bristol ia akan mendapatkan teman yang baik.

Freya Mavor as Mini McGuinness

Mini adalah “Queen Bee” kampus yang menomorsatukan kecantikan. Ia selalu diet dan berolahraga agar tubuhnya langsing dan ideal, jika berat badannya naik ia akan stress. Memiliki pacar yang juga populer di kampus bernama Nick. Di awal ia sangat membenci Franky karena menurutnya Franky itu aneh yang berusaha masuk di kehidupannya, namun di episode terakhir season 5 ia pun kemudian “menyukai” Franky.

Sean Tale as Nick Levan

Nick adalah pacar Mini yang merangkap sebagai kapten tim Rugby di kampusnya. Populer, good-looking, tapi agak “aneh”. Sempat bertengkar hebat dengan Mini karena ketahuan ia pernah mengencani Liv yang merupakan sahabat baik Mini sendiri.

Jessica Sula as Grace Violet “Blood”

Grace adalah satu-satunya gadis baik di geng ini, walaupun tak lepas dari pengaruh buruk teman-temannya-alkohol&kokain-. Ia seorang ballerina yang memutuskan untuk membantu si Metal Rich mendapatkan pacar. Tapi justru lama kelamaan, Grace lah yang jatuh cinta pada Rich. Belakangan diketahui Grace merupakan anak satu-satunya dari professor Blood (dosen yang mengajar di kampus Bristol mulai dari geng Tony & Freddie).

Laya Lewis as Olivia “Liv” Malone

Liv adalah salah satu dari sahabat baik Mini dan Grace. Dulu mereka sering bertiga, namun setelah muncul Franky dan yang lain mereka jadi sering terlihat berramai-ramai. Ia frustasi dengan Nick yang seolah-olah mempermainkannya, dan di saat itulah ia bertemu Matty. Ia pun baru tahu kalau Matty yang ia sukai ternyata merupakan kakak kandung Nick.

Will Merrick as Aloysius “Alo” Creevey

Alo adalah sahabat baik Rich yang merupakan anak seorang petani yang cukup kaya. Punya van dan anjing kesayangan bernama Rags. Ia selalu membantu Rich jika sahabatnya itu sedang kesulitan.

Alexander Arnold as Rich Hardbeck

Rich atau biasa dipanggil Metal Rich, adalah seorang yang menjuluki dirinya sendiri dengan seorang Metalhead. Penggemar musik metal berrambut gondrong, berjaket kulit dan celana jins dengan aksesoris rantainya. Ia tidak suka dan sering menghina ballet yang merupakan kesukaan Grace. Tapi pada akhirnya ia pun menyukai Grace dan memutuskan untuk menikahinya.

Sebastian de Souza as Matty Levan

Matty adalah kakak kandung Nick yang pertama kali muncul saat Franky sedang melepaskan emosinya karena ulah Mini. Di episode lain, ia bertemu Liv dan mengencaninya. Ia bilang mencintai Liv tapi di akhir season 5 baru diketahui ia ternyata menyukai Franky.

Yak, perkenalannya cuma segitu doang #pelit lol. Kalo diliat2 muka nya baru baru semua yak. Baru liat maksudnya xD btw si Dakota itu ternyata pemain film The Golden Compass loh sebelum main di Skins. Pemain favorit cowok, gw suka banget sama si Rocker satu tuh. Alex ganteng banget ih, apalagi pas udah potong rambut >////< walaupun pas di episode yang dia potong rambut, dia dikatain Justin Bieber LOL XDDD kalo ceweknya gw favoritin si Dakota. Dia cantik, aktingnya keren dan gw suka pas dia ngomong, logat Britishnya bikin geli2 di kuping xDD

Review dikit nih soal season 5, jadi pan (duh, bahasanya udah mulai bukan bahasa Indo yang benar nih.. bodo amat lah *ditabok).. jadi si Franky itu anak adopsi karena orang tuanya meninggal pas peristiwa bom WTC (kalo ga salah dia ceritainnya gitu xD~), nah dia pun diadopsi sama tentara militer yang humu (yaelah humu lagi). Jadi dia punya ortu cowok semua, dan ortu angkatnya ini bikin Franky jadi kayak cowok gitu (rambut super pendek, pake jas+celana yang gak ada sisi feminin2nya). Franky sama ortu angkatnya pindah ke Bristol, dan Franky kuliah di sana. Mini sebenernya benci banget sama Franky, tapi lama-lama dia ngeliat Franky itu udah kayak cowok. Ia mulai suka sama Franky dan bermaksud ngelindungi Franky dari Matty (karena tau Franky suka sama Matty). Mini ngelakuin itu juga karena Matty udah pacaran sama Liv, dia gak mau Franky sakit hati karena Matty. Liv pun juga masih ragu tentang perasaan Matty padanya. Ia tau kalau Matty mulai suka sama Franky. Ia ngerasa dibohongin sama dua bersaudara itu (Matty & Nick). Nick pernah mengencani Liv karena Mini gak mau diajak “begituan” sama Nick #ampundije. Karena saat itu Liv masih seneng2nya pacaran sama Matty, Nick pun dicuekin Liv dan Mini sekaligus. Keselnya udah maksimal, ia pun ngundurin diri dari tim Rugby. Awal Grace mulai bantuin Rich buat ngedapetin cewek rocker penjaga perpus itu karena ia diminta sama Franky. Grace pun niat ngebantu sampe ia rela jadi rocker juga dan dengerin lagu metal volume kenceng agar dia bisa tau apa yang Rich suka. Berhari-hari ia bareng Rich dan ia pun akhirnya suka sama cowok Rocker itu. Ternyata Rich juga mulai suka sama Grace, karena cuma Grace satu-satunya cewek yang ngertiin Rich, walaupun hobi mereka yang saling bertolak belakang. Rich serius berhubungan dengan Grace dan ia pun berniat menikahinya, yang tentu saja tidak diketahui oleh ayah Grace yang merupakan seorang profesor di kampusnya sendiri. Sebelum mengikat janji pernikahan, ortu Grace datang ke gereja dan tetap ga setuju kalo anaknya nikah sama cowok “absurd” macam Rich. Mereka pun gak jadi nikah, dan statusnya masih pacaran. Sahabat baik Rich, si Alo sempat mau disuruh keluar dari kuliah sama ortunya karena nilainya jelek, tukang main-main, apalagi temannya Rich. Ia disuruh di rumah aja bantuin bapaknya jadi petani. Bukannya bener2 bantuin malah bikin kandang sapi meledak gara-gara dia ngerokok trus jatuh ke timbunan jerami. Dia ngeliat sapi idup yang tadi sama dia udah mati, yang darah sapinya nemplok di dinding #uughh. Ibunya bener2 marah dan ngusir dia. Tapi akhirnya Alo bisa berubah “dikit” dan mulai ngebantu babehnya di ladang.

Yak, itu tadi review yang cukup menyimpulkan semua episode di season 5 ini. Next season 6 dan 7 (the last season) bakal gw post. Berikut beberapa scene yang paling gw suka di season 5.

















Terakhir, jangan bosan2 sama blog ini ya haha xDD~

Saturday, August 30, 2014

Bromance ? What is that ?

Apa itu bromance ? nah ini yang orang sering salah paham antara bromance dan humu (gay). Kalau humu udah jelas, yang bersifat seksualitas. Sedangkan bromance non-seksualitas. Bahasa gampangnya adalah, misalnya ada dua laki-laki yang sahabatan sejak kecil dan sudah tau karakter masing-masing. Mereka terkesan deket banget dan susah dilepasin, rasa sayang sebagai sahabat inilah yang disebut bromance. Bahkan tak jarang saking sayangnya sampai mencium sahabatnya ini. Kalau orang yang gak tau mungkin nganggapnya pasangan humu XDDDD

Berhubung lagi bahas bromance nih, gak enak kan kalo gak pake piku #iykwim hahahah XD, ambil contoh pake adegan bromance di tv series Skins (itu tuh yang udah pernah ane bahas di postingan sebelumnya. cek lagi deh page nya kalo belum tau skins). Karena di Skins itu banyak persahabatan antar laki-laki (cewek juga ada sih, cuman gak terlalu), adegan bromance pun sering dimunculkan di sana. lets cekidot !!!

Tony & Sid (season 2)

Freddie & Cook (season 4)

Tony & Maxxie (season 2)

Cook & JJ (season 3)

Freddie & Cook (season 3)

Freddie & JJ (season 3)
Adegan-adegan itulah yang disebut bromance, bukan humu. Piku Cook yang cium Freddie itu sebenarnya dia gak mau berantem sama Freddie walaupun Freddie udah pukul kepala Cook :3 Bromance paling greget yang pas adegan Cook meluk Freddie buat nenangin Freddie yang lagi sedih karena Effy (bromance nya ngefeels bgt >/////<). 

Banyak piku yang beredar (?) kalo bromance dari generasi 3 lebih banyak dari generasi 1 & 2, terutama antara Rich sama Farmboy hahah. Gak sabar pen nonton season 5-6, musti nunggu wifi gratis baru bisa nonton <= dia fakir kuota XDDDD

Friday, August 29, 2014

Alice Nine dan 10 Tahun Ini

Mumpung saya masih stay di blog, mau nulis lagi ini ceritanya hahahah XD

Tentang Arisu nain yang udah lepas kontrak sama PSC akhir Agustus ini. Efek samping (?) nya banyak ternyata, Club Alice bubar, Alice Nine Channel berhenti tayang (terakhir akan airing tanggal 30 September depan, semua akun twitter Shou cs ditutup dan sebagai penggantinya mereka bikin akun twitter baru. Sampai sekarang baru Shou (@A9Show), Hiroto (@hrt_A9), Saga (@Saga_A9), dan Nao (@Nao_A9). Tinggal Tora doang yang belum bikin hihi..

Shou udah ganti nama jadi Show, dia pun bikin akun instagram sama page fb. hmmm, dia bener-bener ngerasa bebas sekarang. Bisa ini itu tanpa paksaan dari tante Ozaki. Ulang tahun Alice Nine yang ke 10 juga banyak momen indahnya ^^, ngadain live di outdoor hujan-hujannan tapi mereka bisa mengatasinya dengan profesional. Mereka pun ngadain after party, minum2, foto2 dll, bahkan OTP saya makin berani ngasih fanserv >////< senang rasanya mereka bisa menikmati 10 tahun ini dengan 'kebebasan'.

Ohya, akun twitter @GAJEliceNine juga bikin project kemarin buat ultah alice nine ke 10. Kami hanya bikin foto dengan barang ori arisu/fanart dengan pesan yang mau diucapin. Hasilnya keren, cover lagu buat BGM nya saya sukaaaa banget. Rasanya pengen nangis pas nonton videonya. Seneng banget pas videonya dilihat Hiropon, entah apa ekspresia pas dia lihat itu. Saya bangga jadi Number Six walaupun baru enam tahun suka Alice Nine. Mungkin itu juga yang dirasakan para Number Six lainnya.

Semoga Alice Nine bisa terus berkarya lebih dari 10 tahun lagi, jangan pernah ada kata bubar. Kami selalu mencintai kalian.

Proud to be Number Six :')

Skins TV Series

Hello! Welcome back at this blog <3~~ Untuk postingan ini, saya (biar lebih sopan pake ‘saya’ aja ya XDDD) akan menulis review tentang drama remaja yang saya suka hampir setahun ini, yaitu Skins. Bagi yang belum tau, Skins adalah drama remaja dari Britania Raya (Inggris) yang dibuat oleh Bryan Elsley dan James Brittain untuk Company Pictures dan tayang di channel E4 tahun 2007-2013. Skins menceritakan tentang kehidupan sehari-hari para remaja Bristol, United Kingdom. Di mana kehidupan mereka tak luput dari ‘kebebasan’ dan hura-hura ala remaja. Bisa dikatakan Skins ini sama seperti Glee namun versi Inggris nya. Walaupun berasal dari UK, Skins juga membuat versi Amerika nya yang hanya digarap satu season saja. Yah, menurut saya pribadi jalan cerita dan penokohannya jauh lebih bagus yang original UK.

[Warning Alert: TV Series ini tidak direkomendasikan untuk penonton di bawah umur. Harus dibekali iman yang kuat jika ingin tetap menontonnya #IYKWIM XDD]

Saya menyukai Skins karena saya baru mengetahui kalau aktor favorit saya Nicholas Hoult ternyata dulu pernah bermain di drama remaja tersebut sebagai aktor di generasi pertama. Btw, Skins ini punya 3 generasi yang mana setiap generasi itu membintangi dua season sekaligus. Dan tidak hanya itu, setelah selesai dengan season ke enamnya, Skins kembali membuat satu season perpisahan di season 7 tahun 2013 kemarin.

Di generasi pertama season 1 &2 berikut pemainnya:

Nicholas Hoult as Tony Stonem

Tony merupakan aktor utama di generasi pertama ini yang paling ‘good looking’ dibanding teman satu gengnya. Selain tampan, dia juga cerdas dan berbakat dalam hal musik. Tapi sayang, karena ketampanan itulah dia menjadi playboy walaupun sudah memiliki kekasih.

Joseph “Joe” Dempsie as Chris Miles

Chris adalah tokoh yang paling “slebor” dan “urakan” di sini. Dalam setiap scene, ia sering terlihat minum alkohol, narkoba dan melakukan seks dengan beberapa wanita termasuk di episode “Chris” ia melakukannya dengan dosennya sendiri. Tapi walaupun begitu, Chris sangat peduli pada teman-temannya.

Mike Bailey as Sid Jenkins

Sid adalah sahabat baik Tony yang culun. Penampilan sehari-harinya tak lepas dari kupluk dan kacamata. Ia sangat menyayangi Tony sebagai sahabat tapi di sisi lain ia mencintai pacar Tony. Sid tak mau merebut pacar Tony karena Tony adalah sahabat baiknya, dan ia hanya bisa menyimpan perasaan cintanya dalam-dalam.

April Pearson as Michelle Richardson

Michelle adalah pacar Tony yang cantik dan seksi. Banyak lelaki yang mengagumi Michelle dan ingin menjadikannya pacar. Karena kesempurnaan itulah Sid mencintai pacar Tony ini. Michelle sendiri tau kalau Sid mencintainya dan terkadang ia menggoda Sid dengan mencium Tony di depan Sid.

Larissa Wilson as Jal Fazer 

Jal adalah anak seorang musisi terkenal dan memiliki bakat sama seperti ayahnya. Jal pandai memainkan klarinet dan bebrapa kali menjadi pemimpin resital di kampusnya. Ia juga teman dekat Michelle yang selalu memberi saran pada masalah percintaan Michelle.

Dev Patel as Anwar Kharral

Anwar merupakan satu-satunya tokoh yang berperan sebagai muslim dari Pakistan di geng Tony. Walaupun muslim ia masih meragukan kemuslimannya. Menjadi minoritas di geng nya membuat ia mengikuti kebiasaan teman-temannya yang cenderung bebas.

Mitch Hewer as Maxxie Oliver

Maxxie adalah sahabat baik Anwar yang berparas manis. Dengan bakat menari ditambah wajah yang tampan, serta sifatnya yang baik tak heran banyak gadis-gadis yang menyukainya. Tapi Maxxie tak akan tertarik dengan gadis manapun karena dia seorang gay. Bahkan Anwar pun tidak mengetahui kalau Maxxie adalah gay.

Hannah Murray as Cassie Ainsworth

Cassie adalah tokoh yang cukup ‘freak’ dan ‘beautiful failed’ dengan gaya bicaranya yang agak ‘lemot’. Apalagi penyakit anehnya yang memiliki kesan buruk terhadap makanan, karena itulah ia ragu dalam memakan sesuatu. Di episode satu, Cassie bertemu Sid di pesta Abigail. Saat mengobrol dengan Sid itulah Cassie mulai menyukai Sid.

Kaya Scodelario as Effy Stonem

Effy adalah adik perempuan Tony yang masih duduk di bangku SMA. Ia memasang wajah anak baik-baik di depan orang tuanya, padahal setiap malam ia selalu pergi ke club dan pulang pagi. Dengan bantuan sang kakak, Effy tak pernah ketahuan oleh orang tuanya.

Aimee-Ffion Edwards as Lucy “Sketch” (hanya muncul di season 2)

Sketch adalah gadis stalker yang selalu memotret kegiatan Maxxie. Ia juga pernah menyusup ke kamar Maxxie dan cerobohnya meninggalkan jepit rambutnya di sana. Maxxie pun membenci Sketch dan sebaliknya, Sektch menjadikan Anwar sebagai pelarian.

Beberapa pemain di generasi ini merupakan aktor dari bintang film terkenal seperti Nicholas Hoult di film X-MAN fireclass, X-MAN 2014, Warm Bodies, Clash of the Titans dan Jack the Giant Slayer. Lalu Dev Patel kita tau dia adalah pemeran utama di film Slumdog Millionaire dan pemeran Pangeran Zukho di Avatar The Last Airbender. Dan baru-baru ini Hannah Murray (Cassie) membintangi film berjudul God Help The Girl yang tayang di UK.

Sejauh saya menonton season 1 & 2, karakter antar pemain cukup jelas. Persahabatan mereka banyak dibumbui konflik seperti ketidakpercayaan, percintaan yang tidak seharusnya dan sebagainya. Karena dari awal mereka sudah terjalin persahabatan, maka apapun kesalahan yang pernah dilakukan, yang lain akan membuka hatinya untuk memaafkan. Begitu pula dengan cinta, siapa yang tahu kalau akhirnya Chris memiliki niat untuk menikahi Jal. Namun pada akhirnya Chris harus meninggalkan Jal, sahabat dan keluarganya untuk selamanya. Dan satu hal yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan, sebrengsek apapun sahabatmu, bahkan yang sudah mengencani kekasihmu tanpa sepengetahuanmu. Dia tetaplah sahabatmu, yang selalu menyayangimu. Untuk yang ini, silakan anda mau pilih yang mana. Tetap menganggapnya sahabat atau musuh. Yang jelas, akhir season ini cukup manis. Episode yang paling menarik menurut saya ada di episode 2 “Cassie” & 6 “Maxxie & Anwar” (season 1), episode 4 “Michelle” & 10 “Everyone” (season 2)

Untuk review bisa dicari sendiri di wikipedia dan kalau mau nonton searching di YouTube aja <= dia blogger pemalas *ditimpuk

Lanjut ke generasi 2 (season 3&4) berikut pemainnya:


Kaya Scodelario as Effy Stonem

Setelah sang kakak Tony menjadi pemain utama di generasi satu, kini sang adik di generasi 2. Di season ini Effy makin terpuruk dengan semua keadaan, mulai dari keluarganya sampai kehidupannya yang berantakan. Dan Freddie lah yang berhasil menyelamatkannya dan mencintainya dengan tulus.

Luke Pasqualino as Freddie McClair

Freddie adalah seorang piatu yang kini tinggal dengan ayah dan adik perempuannya. Memliki sahabat baik bernama Cook dan JJ yang ketiganya disebut Three Musketeers. Namun persahabatan mereka diuji dengan kehadiran sosok Effy. Freddie dan Cook pun tak jarang berkelahi karena Effy.

Jack O’Connell as James Cook

Bisa dikatakan Cook adalah Chris generasi 2. Semenjak Freddie lebih mementingkan Effy dibanding dengan sahabatnya, JJ selalu mengikuti Cook kemanapun dan JJ mau saja disuruh apapun oleh Cook. Namun dibalik sifat kebrutalannya, Cook sangat menyayangi kedua sahabatnya sejak kecil itu.

Ollie Barbieri as JJ Jones

JJ adalah mantan penderita autis yang memiliki keahlian bermain sulap. Ia adalah satu-satunya yang tidak populer diantara geng nya. Mencium gadis pun ia tak berani, namun berkat Emily yang membantunya sebagai sahabat, JJ mulai berani menunjukkan dirinya sebagai laki-laki sejati.

Lisa Backwell as Pandora Moon

Di season 2 Pandora sudah muncul sebagai teman dekat Effy di SMA. Berlanjut ke season 3 & 4, Pandora yang dulunya dikenal sebagai gadis aneh dan ‘anak mami’ ini mulai mengikuti kebiasaan geng Effy. Mencoba drugs dan seks seperti Effy.

Merveille Lukeba as Thomas Tomone

Thomas adalah imigran dari Kongo yang pindah ke Bristol  untuk hidup mandiri. Pertemuan pertamanya dengan Effy & Pandora. Lalu ia bekerja di kampus Effy dkk dan mulai menjalin hubungan dengan Pandora.

Lily Loveless as Naomi Campbell

Naomi adalah gadis blonde yang di awal pertama masuk kuliah menjadi bahan olokan Cook dan Katie. Awalnya ia gadis yang cuek dan tidak suka dengan kehadiran ‘teman’ barunya, namun seiring berjalannya waktu Naomi bisa bersahabat dengan mereka semua. Termasuk kepada Emily yang diam-diam menyukainya.

Kathryn Prescott as Emily Fitch

Emily adalah kakak kembar Katie yang kepribadiannya lebih kalem dan pendiam. Sejak bertemu dengan Naomi, ia mulai merasakan dirinya jatuh cinta pada Naomi yang jelas adalah perempuan. Ia sangat mencintai Naomi dan terus berjuang hingga Naomi mau membalas cintanya.

Megan Prescott as Katie Fitch

Berbeda dengan Emily, Katie jauh lebih ‘bitch’ dari sang kakak. Ia senang bergonta ganti pasangan dan bahkan pernah mengencani Freddie. Tapi ia tahu hanya Effy lah yang dicintai Freddie dan ia pun menyerah. Dibalik penampilan dan sifatnya yang ‘liar’ itu, Katie sangat menyayangi keluarganya terutama sang kakak.

Ada yang kenal dengan para pemain di generasi 2 ini ? yup, Luke Pasqualino membintangi film Snowpiercer sebagai Grey, di BBC UK ia membintangi series The Musketeers yang berperan sebagai d’Artagnan. Kaya Scodelario berperan sebagai Peshet di film Clash of the Titans (bareng Nicholas Hoult XDD), tahun ini dia main film berjudul The Mazz Runner sebagai Teresa, bagi penggemar Robbie William, Kaya juga pernah menjadi model video clipnya yang berjudul Candy. Kathryn Prescott yang sampai saat ini masih membintangi tv series berjudul Finding Carter yang tayang di MTV UK dan akan berlanjut sampai season 2 nanti. Nah, dan untuk Jack O’Connell, ia cukup terkenal dengan perannya di film 300:Rise of an Empire, dan Desember tahun ini juga ia menjadi pemeran utama di film Unbroken garapan sutradara Angelina Jolie. Yang menarik di sini adalah ia akan beradu akting dengan Miyavi (yang kita kenal sebagai Samurai Guitarist). Jack berperan sebagai Louis Zamperini dan Miyavi sebagai Mutsuhiro “The Bird” Watanabe.

Review saya tentang season 3 dan 4 ini gak terlalu bisa dijadiin bahan referensi karena saya belum nonton episode 6-9 di season 4 ;;A;; saya baru nonton sampe episode 5 doang... dan untuk review generasi 3, season 7 dan Skins versi Amerika, secepatnya akan saya buat biar lengkap. Jadi kesimpulan yang bisa saya ambil dari menonton season 3 dan 4 ini adalah, konflik yang di season 3 masih belum dapat karena baru perkenalan para pemain, dan di season 4 lah konflik mulai mencuat. Adegan dan cerita membuat saya ikut merasakan dan terbawa suasana. Emily dan Naomi yang hubungannya maju mundur, Cook yang dipenjara karena memukul orang di pesta, hubungan Freddie dan Effy yang ceritanya benar-benar “angst”. Sejauhini saya lebih suka di season 4 dengan semua alur cerita yang menurut saya “ini lah Skins”. So, buat siapa saja yang mau nonton Skins, silakan saja tapi ingat.. harus dibekali iman yang kuat dan sekali lagi ini bukan tontonan rekomendasi untuk yang dibawah umur.

Tunggu postingan selanjutnya~ see you later!