Sunday, April 29, 2012

Fanfic Forgive Me, My Babe (Alice Nine dkk) chapter 3


⎾無条件幸福論⏌
Anata ijou no hito ga ita to shitemo
Atashi wa anata o aisu no desho
Dakara koso wagamama wa mou iwanai kara
Sore jaa koko de bye bye
__SuG__


Title                 : Forgive me, my babe
Author             : Hikari Ogata a.k.a Eri Tonooka
Fandom           : Alice Nine, ViViD
Pairs                : SagaXHiroto, ToraXNao, SagaXIV, ShouXHiroto
Genre              : Romance, Friendship, Heartache, YAOI
Chapter           : ¾
Summary         : “bolehkah aku menyanyikan lagu untukmu?”
Songs              : Kousai, 9th Revolver, Waterfall, Gemini II-the luv-
                                                                        ***
~Waterfall~
Namida ochi yuku toki nuguenakaetta mono wa
Yasuragi ni mo nita iro asenai, ao no hibi
Dakara boku wa boku no mama de kimi to ikiyou
Itamu kizu wa nai, too sugita ano sora e
Be with you, i'll be with you

“Sachii~~~ ngobrol-ngobrol di koridor yuk.. aku bete di sini terus, gerah..” IV menarik paksa tangan Saga yang saat itu sedang membersihkan papan tulis
“iya iya..” Saga tak bisa menolaknya

“mau ngobrol apa?”
“soal teman-teman bandmu itu? bagaimana sifatnya dan lain-lain” IV sangat antusias bertanya
“mulai dari siapa?”
“kalau bisa aku mau lebih banyak tahu tentang Hiroto, dia itu kenapa sih? Kok waktu aku kenalan sama dia, kok mukanya kusut gitu, habis itu langsung ngeloyor pergi lagi. Kan gak sopan”

“aku juga bingung, baru kali ini ia ketemu orang sikapnya keak gitu. Tapi anak itu baik loh, dia itu sahabatku dari SMP, dia yang selalu hibur aku kalau aku lagi ada masalah. Dia itu pengertian”
“oh,ya? Berarti aku salah sangka dong sama dia.. hhe nanti aku minta maaf sama dia deh. Trus trus, kalau yang lain?”

“kalau Nao itu pintar, dia salah satu murid terbaik di sekolah karena prestasinya, walaupun seringnya jadwal kami untuk konser”
“whoaa… memang sudah kelihatan waktu aku pertama kali melihatnya, cerdas. Ayo lanjut”
“untuk Shou, orangnya supel gak suka yang macam-macam. Banyak yang bilang kalau Shou itu kakak kandung Hiroto. Mungkin gara-gara mereka punya gigi yang sama-sama keak kelinci. Hahaha”

“hahaha, Sachii bisa aja. Kalau Tora?”
“Cuma satu kata, CUEK. Macan satu itu paling gak banyak omong dari kami berlima. Dan tau gak? Tiga hari yang lalu, dia ketahuan baca majalah porno di pojok kelas. Hahaha, walau aku gak tahu benar kronologinya, tapi aku udah bisa bayangin gimana rasanya majalah yang tebal itu dipukulkan ke kepala Tora oleh Gakuto-sensei!! Hahaha, aku gak tega ngelihatnya”
“ahahaha, kau ini.. ternyata kalian lucu-lucu juga ya.. hahaha”

Di saat mereka tengah asyik mengobrol dan diselingi candaan, Hiroto tiba-tiba lewat sambil berlatih gitar miliknya. Hiroto ternyata sudah tahu bahwa ia akan melihat Saga yang dicintainya tengah berdua saja dan bercanda dengan asyiknya. Namun seperti anjuran Shou, dia akan mengambil jarak dari Saga. Ia melewati mereka yang masih mengobrol, Saga yang aneh melihat Hiroto tak seperti biasanya, langsung memanggil Hiroto agar bergabung dengannya. Hiroto seolah tak mendengar penggilan Saga dan tetap melanjutkan memainkan gitarnya dan akhirnya pergi. Sungguh Saga dibuat bingung olehnya.
“Sachii, Hiroto kenapa? Apa kalian marahan?”
“aku gak tau, kok tiba-tiba dia…”
“aku kok jadi gak suka sama anak itu sih, ah, aku malas minta maaf sama dia. Dia udah bikin Sachii jengkel!! Huh!!”
“jangan seperti itu IV, gak baik!!” Saga memarahi IV
“habiss..”

‘kau kenapa Pon? Apa aku ada salah padamu?’ batin Saga kahawatir
                                                                        ***

“Pon, aku ingin bicara” di dalam kelas, Hiroto masih berlatih mencari-cari melodi yang pas untuk lagu barunya nanti. Dan tiba-tiba saja Saga datang dan langsung duduk di sebelah Hiroto
“bicaralah, akan kudengar”Hiroto sangat acuh dan tak peduli
“kenapa kau seperti ini padaku Pon? Apa aku punya salah, tolong maafkan aku. Dan beritahu aku salahku di mana?”
“kau tak salah apapun” masih tak peduli, Hiroto memainkan melodinya agak keras

“lantas kenapa kau seolah tak mendengar aku memanggilmu tadi? Dan sikapmu berubah menjadi dingin padaku?” Saga pun melepaskan kedua tangan Hiroto dari gitarnya supaya Hiroto bisa mendengarnya dengan serius
“aku capek” Hiroto kembali menghindar
“bohong, jawab aku Pon-chan. Kau yang lebih mengerti aku”

“memangnya pacarmu tak mengertimu?” sekarang Hiroto benar-benar marah
“apa kau cemburu pada IV?”

Tak ada jawaban dari Hiroto, tiba-tiba mulut Hiroto seolah terkunci

“kenapa diam? Apa kau memang tak suka aku pacaran dengannya?” Saga terus mendesak dengan pertanyaan yang pasti tak akan di jawab Hiroto
“ah, sudahlah. Kau menggangguku latihan. Dasar keras kepala!!!” Hiroto tak mau meladeni Saga lebih lama lagi karena itu membuatnya akan lebih sakit hati. Ia pun pergi namun dapat dicegah Saga dengan menarik pergelangan tangan Hiroto

“Pon kau mau ke mana?”
“menjauh darimu!!!” dengan cepat, Hiroto melepaskan genggaman itu

“PON!!! KALAU AKU MEMANG SALAH, TOLONG MAAFKAN AKU. KARENA AKU LEBIH MENCINTAIMU!! FORGIVE ME, MY BABE!!!”

DEEGG

Mendengar teriakan Saga, Hiroto sejenak berhenti karena ia kaget dengan katakata Saga bahwa Saga mencintainya.tapi pikirannya memang sedang kalut dan cepat-cepat pergi menjauh dari Saga
Hiroto tak bisa menyembunyikan perasaannya, ia benar-benar mencintai Saga namun di sisi lain ada orang yang lebih mencintai Hiroto, dialah Shou.  Ia menyendiri di belakang gudang sekolah, di situ ia menangis. Senggukkannya hampir terdengar nyaring, sampai tak berapa lama Shou lewat dan menemukan Hiroto tengah duduk bersandar sambil memeluk kaki dan menenggelamkan kepalanya
“Pon, kau menangis lagi. Pasti karena Saga” Shou menghampiri Hiroto dan duduk di sampingnya
“hiks,, hiks,, Shou…”
“sudah ya, jangan menangis lagi. Aku gak bisa lihat kau menangis seperti ini”
“hatiku sakit, Shou..” Hiroto sudah tak kuasa lagi menahan beban di hatinya,langsung ia sandarkan kepalanya di pundak Shou

“aku tau apa yang kau rasakan. Rasanya memang sakit, tapi semua rasa itu akan hilang karena aku ada di sini. Aku akan selalu menemanimu”
“terima kasih… hiks, hiks”
“bolehkah aku menyanyikan lagu untukmu?” pelan-pelan Shou meraih tubuh Hiroto agar bersandar di sisinya
Hiroto mengangguk kecil tanda setuju
“Namida ochiyuku toki nuguenakatta mono wa,
yassuragi ni mo nita iroasenai ao no hibi
Dakara boku wa boku no mama de kimi to ikiyou
Itamanu kizu wa nai, tou sugita ano sora e
Be with you, I’ll be with you
Kimi ga nozomu to wa no saki made”
Dengan lembutnya Shou membelai rambut Hiroto, menyanyikan lagu Waterfall yang Hiroto suka. Dan perlahan Hiroto mulai tenang, pikirannya sudah mulai jernih. Ia pun bernyanyi bersama Shou, hanya mereka berdua yang berada di belakang gudang sekolah. Menggoreskan sejarah cinta Shou dengan Hiroto. Hal yang paling membuat Shou bahagia.
“terima kasih, Shou. Kau memang pengobat hatiku. Aku sayang kamu, Shou”
“benarkah? Sayang sebagai apa?”

“selama ini aku sudah salah mengira, bahwa kaulah yang selalu ada di saat aku membutuhkan seseorang. Dan orang itu bukanlah Saga, tapi kau Shou. Kohara Kazamasa”
“aku juga sayang padamu, melebihi apapun. Aishiteru Kudasai”
“I love you too,,,”
Pelukan hangat keduanya membuat kisah cinta mereka bersemi. Hiroto perlahan sudah bisa melupakan Saga dan beralih mencintai Shou, namun karena tahu Hiroto cemburu pada IV, kini Saga tahu Hiroto mencintainya dan diam-diam Saga juga menyimpan perasaan cinta pada Hiroto

TBC

Monday, April 23, 2012

Fanfic Forgive Me, My Babe (Alice Nine dkk)


 ⎾無条件幸福論⏌
Anata ijou no hito ga ita to shitemo
Atashi wa anata o aisu no desho
Dakara koso wagamama wa mou iwanai kara
Sore jaa koko de bye bye
__SuG__

Title                 : Forgive me, my babe
Author             : Hikari Ogata a.k.a Eri Tonooka
Fandom           : Alice Nine, ViViD
Pairs                : SagaXHiroto, ToraXNao, SagaXIV, ShouXHiroto
Genre              : Romance, Friendship, Heartache, YAOI
Chapter           : ¼
Summary         : “menurutmu Saga kenapa? Aku khawatir” Hiroto sangat takut dan benar-benar tidak ingin kehilangan Saga
Mood              : Ga jelas moodnya apaan *dilempar sandal*
Songs              : Kousai, 9th Revolver, Waterfall, Gemini II-the luv-
***
~Gemini-II-the luv~
Kobore ochita shizukure mita
Towa no tochiru me wa sora shiwa shinai
Toumenai sono kimi no egao ga
Kokoro no soko ni kienai honou tsuketa mama


07.00
TENG
“selamat pagi semuanya” ucap Gakuto-sensei yang datang ke kelas 3-A dimana seluruh member band indie kota Alice Nine bersekolah
“pagi sensei” murid-murid pun menjawab kompak
Di saat Gakuto –sensei sedang menulis di papan tulis, sebuah kejadian menarik terjadi di tengah keseriusan murid lain dalam belajar
“ah, membosankan. Pelajaran matematika yang paling kubenci!! Lebih baik makan saja dulu” Hiroto yang merupakan leader gitaris itupun mencoba makan bekalnya secara diam-diam, dan untuk mengelabui sensei ia sengaja menutupi dengan buku besarnya
“nyam, nyam,enak. Nao-san mau tidak?” tawar hiroto mencoba mengalihkan perhatian sang drummer yang sedari tadi sibuk dengan pulpen , buku catatan dan kacamatanya
“tidak usah,Pon. Makasih. Kamu gak nyatet?”
“males!! Aku gak suka pelajaran ini” jawabnya ketus dan langsung berbalik arah ke belakang menuju tempat duduk Saga
“Saga..” ucapan Hiroto terhenti sejenak karena melihat saga sedang tertidur pulas di mejanya, dan ia tak tega untuk membangunkannya. Lalu ia mencoba menawari makanannya kepada Tora, namun ia urungkan niatnya lagi karena Tora sedang asyik membaca majalah porno di pojok kelas
‘Tora ini bodoh atau apa, jam pelajaran malah baca yang begituan. Mending-mending kalau jam istirahat.. Tora payah’ ucap Hiroto dalam hati
Sekarang mata hiroto melirik ke arah Shou dan menemukannya sedang melamun sambil memandangi ke arah luar jendela kelas
“yaahh,, Shou malah ngelamun, pasti mikirin yang jorok-jorok” Hiroto hanya bisa tertawa melihat tingkah teman-temannya yang aneh-aneh
mendengar ada suara riuh, Gakuto-sensei pun menoleh ke belakang dan melihat empat murid di kelasnya tidak menghargai pelajarannya

DUAGH DUAGH DUAGH DUAGH

Buku milik Gakuto-sensei pun melayang ke arah kepala mereka berempat, sampai-sampai sang Vokalis hampir tersungkur ke lantai, Hiroto  tersedak makanannya, Tora hanya pasrah mendapat pukulan keras ke kepalanya, dan Saga memasang wajah innocent dan ia baru sadar kalau ia bersama ketiga temannya harus berdiri di koridor sampai jam pelajaran pertama selesai

“uh, aku masih lapar…” gerutu Hiroto dengan mimik mukanya yang polos itu
“kamu sih, nekat makan di jamnya dia” Saga mengomeli pelan sambil mengelus rambut hiroto dengan lembut dan itu membuat Hiroto hanya bisa tersipu malu

“BTW, Cuma Nao aja yang gak kena hukum. Tuh anak rajin banget belajar, matematika pula..” Shou pun angkat bicara
“iya nih, Tora-kun kok gak pinter-pinter kayak Nao-san sih? Padahal kan kau pacarnya, kenapa bisa begitu?” Tanya Hiroto masih dengan kepolosannya
“hush, Pon!!” Sergah Saga

“oi,oi,oi, terus kenapa kalau aku gak pinter-pinter. Dia aja yang pacarku gak repot” Tora mulai tidak suka dengan maksud Hiroto itu

“ok,ok. Gimana kalau kita besok belajar bareng aja. Mau gak?” Tawar Hiroto yang mengejutkan semuanya
“hah?apa sempat? Lusa kita harus datang ke acara band Indie se-Jepang, kau lupa?” Shou sedikit agak kesal karena saat itu ia sedang emosi
“oh no!! aku bener-bener gak inget,, gomen..”

“kita besok ke rumahnya Nao aja, sekali-kali kita senengin dia” usul Tora
“berarti selama ini kau belum pernah buat senang pacarmu sendiri Tora-kun??” celetuk Hiroto

“PON, kuhajar kamu!!”
“hehehe..gomen :-P”
“baiklah aku setuju, gimana Shou?” ucap Saga

“ya deh. Aku ikut” Jawab Shou mengiyakan setengah tidak yakin

Waktu mereka berdiri di koridor pun akhirnya selesai, dan mereka melanjutkan aktivitasnya masing-masing terkecuali Shou. Ia hanya duduk-duduk melamun di dekat jendela, entah hal apa yang sedang ia pikirkan
‘kenapa ia lupa kalau lusa itu hari ulang tahunku?’ Shou berucap dalam hati sambil ia memainkan kedua jari telunjukknya satu sama lain
‘mungkin ia masih sedikit ingat lusa itu kami harus nge-band, tapi….’
“ah, sudahlah” ucap Shou mengakhiri pikiran dan membuyarkan lamunannya, berusaha melupakan kejadian tadi. Sementara itu di sisi lain Tora sedang berbincang-bincang dengan Nao di atap sekolah

“Nao, besok kami berempat mau kerumahmu, buat belajar bersama. Kamu gak keberatan kan?”sambil
memainkan headphone yang ia lingkarkan di lehernya, ia mengawali pembicaraan itu

“eh?? Kok tumben? Biasanya kamu kan gak suka dengan hal-hal yang begituan” Nao agak sedikit kaget dengan tawaran Tora padanya,sampai-sampai ia menutup buku Soal Ujian  Negara yang dibacanya dengan keras
“kok gitu sih? Kami kan mau pinter keak kamu,, terus boleh gak?”

“ya boleh dong, rencananya mau belajar apa?”

“matematika”
“matematika aja?”
“iya.. soalnya kami gak ada yang paham sama yang diajarin Gakuto-sensei. Kamu ngerti kan?”
“baiklah, besok aku tunggu di rumah”

TEENGG

“eh udah bel tuh, masuk yuk” Tora pun beranjak dari lantai dan meraih tangan Nao agar ikut dengannya
“iya, Tora-chan” Nao pun hanya menundukkan kepalanya dan mulai terlihat semburat merah muncul dari kedua pipi chubby-nya
***

“Saga, akhir-akhir ini kok kamu kelihatannya capek sekali. Kamu kurang tidur?” tanya Hiroto ingin tahu
“masa’ sih? Hey, Pon, kau ini perhatian sekali sih. Terus kau mau apa?”

“oh.. aku Cuma tidak mau kamu atau salah satu member kita sakit saat lusa nanti. Karena itu merupakan hari bersejarah buat kita, dan kita bisa memulai karier kita dari situ. Begitu.. bukan yang-macam-macam”
“hahaha, kau ini tak pernah berubah dari SMP”
“memangnya aku seperti apa dimatamu?”

“Cerewet”
“huh, masa’ aku cerewet? Trus yang lainnya?”

“hemmm, apa ya? Kau ini lucu, polos, hiperaktif, rasa ingin tahumu besar, dan kau lebih mirip seperti anak umur tiga tahun yang merengek meminta permen jika aku menyuekimu selama sehari. Hahaha”

“unngg..” Hiroto tertunduk malu
“tuh kan, kau terlihat lucu kalau seperti itu”

“apakah aku sahabat baikmu,Saga?”

“yaiyalah, kau adalah sahabat baik yang pernah kumiliki. Dan aku tak akan melepaskanmu begitu saja, karena kau sahabat yang paling bisa mengertiku di saat susah”
‘hanya itu? aku ingin lebih dari sekedar sahabat baik, Saga? Kenapa kau tidak pernah menyadarinya’ Hiroto tertunduk lesu mendengar perkataan Saga barusan

“kenapa, Pon? Kok langsung lesu begitu? Memangnya ucapanku ada yang salah?”

“eng, nggak kok.BTW, besok jangan lupa ya.. kita belajar bareng.. dagg, aku ke kelas dulu. Bye”
“daag”
                                                                        ***

“hei, Saga.. kau telat  dua puluh menit” ucap Hiroto spontan melihat pintu rumah Nao terbuka tiba-tiba dengan sesosok Saga yang berada di seberangnya
“kami di sini sudah dapat poin-poin penting dari Nao-san. Hei kau kenapa?” kini Shou yang bertanya
“ah, maafkan aku semuanya. Tidak ada hal yang aneh kok.. ok, semuanya udah sampai mana?aku masih bisa ikut kan?” Saga berbicara terengah-engah seakan habis berlari dikejar anjing dan membuat Nao kali ini yang bertanya
“oi,oi, kenapa kau bicaranya seperti itu.. habis lari marathon?”
“no, aku baik-baik saja” Saga Cuma bisa berbohong, menggeleng bahwa ia baik-baik saja

“ok, kita lanjutkan tentang rumus yang ini, sebelumnya siapa dari kalian yang bisa mengerjakan soal dengan rumus ini?” Nao pun akhirnya mengalihkan pembicaraan

“emm,, aku coba ya..” kali ini Tora tidak bertele-tele dan langsung menerima tawaran Nao untuk mengerjakan soal itu, namun tampak jelas sekali Saga tidak memperhatikan apa yang dijelaskan Nao maupun soal yang yang dikerjakan Tora
“Saga, kau sakit?” Hiroto yang berada tepat di sebelah Saga pun bertanya khawatir karena ternyata ia tak bisa membohongi perasaannya pada Saga, ia sangat memperhatikan Saga

“tidak, teman-teman maafkan aku. Aku harus pulang sekarang, dan terima kasih Nao sudah mengajariku. Sampai besok. Jaa mata ne” Saga tidak menjawab pertanyaan yang mungkin sangat penting bagi Hiroto, dan ia langsung mengenakan jaket dan pulang.
“menurutmu Saga kenapa? Aku khawatir” Hiroto sangat takut dan benar-benar tidak ingin kehilangan Saga

“…” semua hanya bisa menggeleng, tak tahu sebabnya


At Saga’s ride
“aku akan memutar arah, aku benar-benar tak bisa melupakannya. Aku ingin menemuinya” dan Saga pun berbalik arah menuju ke bandara Narita, entah untuk apa
~flashback~
Saga’s POV

TURT TURT

“sms dari siapa ya?” setelah selesai mandi aku pun mendengar bunyi ketaiku, dan menebak-nebak siapa yang mengirimiku pesan singkat.
“mungkin Hiroto” jawabku asal tanpa melihat siapa pengirimnya, namun aku salah. Bukan dari teman-teman atau keluargaku, melainkan seseorang yang sudah lama hilang dariku kini muncul kembali dengan sebuah pesan yang mengejutkan
Aku shock melihat kata-kata yang ia tuliskan, sederhana namun mengandung arti tersendiri untukku

‘kenapa dia datang lagi kesini? Aku sudah benar-benar ingin melupakannya, arrgh.. kenapa dia muncul lagi…’ ketai yang ku genggam langsung ku buang ke kasur melihat adanya sebuah pesan singkat dari seseorang yang sekarang berusaha kulupakan yang kini muncul kembali. Memang benar dulu aku sangat mencintainya, tapi sekarang…, dan kenapa setiap aku ingat dia aku selalu ingin bersamanya.. dia memang racun hidupku…

“sekarang aku  harus pergi ke rumah Nao, kalau tidak datang aku pasti jadi bulan-bulanan mereka, tapi..”
 Bagian kecil dalam hatiku ini memintaku untuk menjemputnya di bandara sesuai dengan permintaan dari pesan singkat itu.. aku bingung…

‘Aku tak akan mengecewakan teman-teman. Aku harus bersama yang lain dulu walau sebentar’
~end of flashback~

TBC

Sunday, April 22, 2012

SCREW – BRAINSTORM : Lyrics + Indonesia Translation


ENDLESS na yamiUgomeiteru BLACKHOLEKirisaite jikuu wo koeteikouDEADLINE madeKakeagareba BRAINSTORMZERO jyanakya umarenaiYume mo mirai mo subeteHayaoki no asu ga kono mune ni tsukisasaru kara
— Dalam kegelapan tiada akhir
— Lubang hitam mengeliat
— Melintasi ruang waktu dengan memutuskannya
— Jika kita berlari dengan ilham hingga batas akhir
— Mimpi, masa depan dan segalanya yang tak lahir dari nol
— Sejak awal hari esok akan menusuk kedalam hati ini
Futekusareta kao de dare yori sagashiteru
Sono akirame kuse no ura himeta bara iro kaze* wo makiagete
— Ku mencari dengan wajah dongkol lebih dari siapapun
— Menghancurkan kebiasaan menyerah yang tersembunyi didalam pusaran angin berwarna mawar
Mainasu ni mushibamu itami de shika ki tsukenai koto bakari sa
— Hanya satu hal yang tak bisa aku sadari adalah kesakitan yang termakan oleh minus
ENDLESS na yami
Ugomeiteru BLACKHOLE
Kirisaite jikuu wo koeteikou
DEADLINE made
Kakeagareba BRAINSTORM
ZERO jyanakya umarenai
Yume mo mirai mo subete
Hayaoki no asu ga kono mune ni tsukisasaru kara
— Dalam kegelapan tiada akhir
— Lubang hitam mengeliat
— Melintasi ruang waktu dengan memutuskannya
— Jika kita berlari dengan ilham hingga batas akhir
— Mimpi, masa depan dan segalanya yang tak lahir dari nol
— Sejak awal hari esok akan menusuk kedalam hati ini
Donna kizu wo kakushitemo aishitakute mata kizutsukeru
Motomereba motomeru hodo toozakatta ai wo kanjiteru
— Tak peduli berapa banyak duka yang kusembunyikan, ku kan terluka lagi ketika aku inginkan cinta
— Cinta akan terasa lebih jauh ketika ku coba tuk mencarinya
Mainasu ni mushibamu itami de shika ki tsukenai koto bakari sa
Soredemo kuyashisa wo shitta ima nara mata haiagareru darou?
— Hanya satu hal yang tak bisa aku sadari adalah kesakitan yang termakan oleh minus
— Dan jika aku segera tahu kekecewaan, masihkah ini perlahan datang sekarang?
Nando mo ushinatte
Nando mo kizutsuite
Itsuka tadoritsuku basho ga aru
DEADLINE made
Seme tsudzuketa BRAINSTORM
ZERO jyanakya umarenai
Yume mo mirai mo subete
Hayaoki no asu ga kono mune ni tsukisasaru kara
— Tak peduli berapa kali ku kehilangan
— Tak peduli berapa kali ku terluka
— Suatu hari disana kan jadi tempatku
— Ilham terus berlanjut hingga batas terakhir
— Mimpi, masa depan dan segalanya yang tak lahir dari nol
— Sejak awal hari esok akan menusuk kedalam hati ini
Hajimaru koto no nai kimi no…
Kurikaeshi kowareta neiro ga yukande kikoenai
Nee, bukiyou de hetakuso de migatte de jyuunsui na kimi no neiro kikasete yo
— Dari awal ku tak bisa mendengar warna nadamu
— Yang menyimpang saat hancur berulang kali
— Hei, biarkan kudengar warna nada aslimu dengan canggung, janggal dan egois
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Donna kizu wo kakushitemo aishitakute mata kizutsukeru
Motomereba motomeru hodo toozakatta ai wo kanjiteru
[Tak peduli berapa banyak duka yang kusembunyikan, ku kan terluka lagi ketika aku inginkan cinta]
[Cinta akan terasa lebih jauh ketika ku coba tuk mencarinya]

credit : furuhasekai

7 Jrocker Berpaha Mulus Versi On The S(e)wot

7 Jrocker Berpaha Mulus versi On The S(e)wot
1.      Uruha (the GazettE)


Kalau ditanya apa panggilan buat Uruha? Yap, pasti jawabannya ‘Paha’! jelas aja dipanggil gitu, soalnya pahanya Uruha tuh gag ada yang nandingin lagi dah. Sekuseh sekali~~ apalagi kek di piku ni, montok bener dah tuh paha! Bikin semua yang ngeliat jadi nosebleed se empang.
2.      Reno (ViViD)
Ini nih, junior yang mengikuti jejak kepaha seksiannya si Uru. Pahanya ni anak gag mau kalah sama sang senior. Liat aja tuh pikunya, berisi dan mulus.
3.      Leda (ex-Deluhi)
Mantan gitaris Deluhi ini stylenya rada-rada mirip Uruha. Di piku ni, kostumnya Leda warnanya ungu kek unyanya Uruha, desainnya juga (tapi gag plek plek niru, lho). Leda ini salah satu most sexiest guitarist paporit eke. Apalagi waktu di PV S[k]ape:goat, aihh pahanya gag nahan boo’.
4.      Ayame (Matenrou Opera)
Keyboardisnya Matenrou Opera ini juga terkenal dengan paha mulusnya. Di bandnya sendiri, dia aja yang dandan lolita en pamer-pamer paha. Pertamanya sih eke gag terlalu sukii sama nih manusia (?), tapi gara-gara liat pikunya yang kawaii sekali, langsung dah eke sukii. Sampe pikunya yang ntu eke jadiin poprop pesbuk. Ehm..
5.      Shou (Alice Nine)
Biarpun semenya Mpon ini udah gag pamer-pamer paha lagi, tapi waktu booming en awal-awalnya alice nine masih visual kei (sekarang hampir ke Oshare), dia yang paling sekuseh mamerin pahanya. Kalo di PV, ada di Yuri wa Aoku Saite, Yami ni Chiru Sakura, Kowloon Nine Heads Rodeo Show, sama Gradation. Disitu Shou masih tampil berpaha-paha ria.
6.      Teru ( Versailles)
Ehmm, Teru memang satu-saatunya personel bepaha di Versailles. Jangan tanya kenapa, karena kalau diamati,si Kamijou, Yuki en Masashi, mereka kostumnya kostum raja (moso’ ada raja berpaha, kan gag mungkin). Trus si princess Hizaki en alm(h). Jasmine You, mereka itu pake kostum ratu yang anggun, so, mana mungkin jugag ratu berpaha. Tiap sesi foto, Teru pamer-pamer paha juga ternyata.
7.      Aki (SID)
Bishie kembarannya Tora ini waktu berpaha juga jaman dulu. Waktu visual kei merebak di jagat raya (?).Kenapa yak? Cuman bishie-bishie tertentu yang bisa ngeksis sampe sekarang dengan pahanya? Yah, mungkin bishie-bishie tsb(Uruha, Reno, Leda dsb) adalah bishie-bishie pilihan dari mak erot (?).

Sekian award ngaco episode 7 Jrocker berpaha mulus versi On The S(e)wot kali ini. Jyaa nee~~

BORN - FELONY Lyric


BORN - Felony

The affection play which doesn’t exist…..
Aesthetics of a denial..
Aosugita kajitsu no kimagure na douchou sa
Utsukushiki mirai nante nozomanaide kure
Kousai no serifu abite warau kimi kokkei da ne
Hontou ha hedo wo abisetain da
Chigiri motomeru omae ha kikakugai sa
The affection play which doesn’t exist…
Furenaide kure
Punishment of burial.
Yuragi tomosu amaku awai hibi ni kanojyo ha koikogare sugari yoru usugitanai royoku de motomenaide
I MISS YOU…FAIRY…KISS ME
I MISS YOU…FAIRY…I LOVE YOU
-THE BROKEN HUG YOU-
Kubisuji ni akaguroku yakitsuiteru shikibetsu no tsumeato
Mou nanimo motomenaide kure
Yuragi tomosu kuroki awai hibi ni mekakushi no kanojyo ga waratteru niseai demo kamawanai kuchiguse no you ni
Kokoro kara kimi wo aishiteru yo
I MISS YOU…FAIRY…KISS ME

I MISS YOU…FAIRY…I LOVE YOU
I love you…forever…?
Because a lie is fine…
good-bye…fairy…

7 Jrocker Bergigi Aduhai versi On The S(e)wot


7 Jrocker Bergigi  Aduhai versi On The S(e)wot
1.      Hiroto (Alice Nine) 

Jangan ditanya lagi siapa the winner of gigi teraduhai versi On The S(e)wot. Siapa lagi kalo bukan Pon-pon bunny unyu satu ini. Dan untuk yang sekian kalinya, gigi keramatnya mampu bertahan di posisi pertama. Nyahahaha...  Hiroto : “kualat kau sama suamimu sendiri”
Eke : “iya bang, ampunn.. gag lagi deh..”
2.      Shou (Alice Nine)

Kalo yang tadi sang Uke, di peringkat dua ada semenya. Yak, Shou Kazamasa yang waktu dulu awal-awalnya arisu terbentuk, nih vokalis giginya maju bener (ngalah-ngalahin mpon). Tapi dari info yang eke dapet, Shou udah operasi en ngeratain gigi depan biar gag nongol keluar lagi.
3.      Takeru (SuG)

Vokalis nyentrik sepadan Miyavi ini juga kalo nyanyi gag bisa rapet ngomongnya (yaeyalah, kalo rapet mana bisa nyanyi). Emm, maksudnya dia kalo nyanyi lebar banget cangkemnya. Kek mo ngelahap mikropon aja *ditendang Takeru*. Mending-mending giginya rapi, ini mah kagak beraturan (kek gigi eke). Ada yang masuk, ada yang keluar, ada yang panjang, ada yang pendek. Pokoke lengkap dah tuh susunan giginya dia.
4.      Chiyu (SuG)

Beralih ke sang bassist yang juga tak mau kalah dari vokalisnya. Ni anak kalo diperhatiin senyumnya, ketawanya, cara ngomongnya, en sampe nyengirnya pun mirip banget sama Hiroto. Coba deh perhatiin aja, susunan gigi depannya persis kek mpon.. makanya sering eke jadiin Nii-channya mpon di penpic karya eke.
5.      Kiryuuin Shou (Golden Bomber)

Kiryuuin Shou  ini kalo mingkem ganteng banget deh, sumpah, manisss banget (sampe semut pada ngerubungin). Tapi sayangnya kalo udah nyanyi plus gila-gilaan bareng Jun, Yutaka en Kenji, diperlihatkanlah gigi eksotisnya yang sebenarnya. Emang sih giginya rata, trus gag tonggos, tapi... gignya berjarak-jarak!! Mana jaraknya lebar-lebar lagi, haisshh... bekurang dah gantengnya.
6.      Intetsu (ex-Ayabie)

Seperti yang ada di pikunya yang ini, eke nemuinnya gag sengaja eh malah dapat pikunya Intetsu lagi bergigi ria. Sekali lagi, kalo mingkem dia ini ganteng, cantik malah.. tapi ya begini lah, kalo udah buka mulut en borfoto-foto narsis. Giginya sangat menakjubkan!!
7.      Kouki (D=OUT)

Ini nih, sesama vokalis dan bergigi tak rata sama dengan Takeru. Susunan gigi bawahnya yang gag rata itu mirip Takeru. Liat aja noh pikunya, trus perhatiin giginya. Selamat meneliti.

Dan sekian episode 7 Jrocker bergigi dduhai versi On The S(e)wot kali ini. Jyaa nee~