Friday, August 29, 2014

Skins TV Series

Hello! Welcome back at this blog <3~~ Untuk postingan ini, saya (biar lebih sopan pake ‘saya’ aja ya XDDD) akan menulis review tentang drama remaja yang saya suka hampir setahun ini, yaitu Skins. Bagi yang belum tau, Skins adalah drama remaja dari Britania Raya (Inggris) yang dibuat oleh Bryan Elsley dan James Brittain untuk Company Pictures dan tayang di channel E4 tahun 2007-2013. Skins menceritakan tentang kehidupan sehari-hari para remaja Bristol, United Kingdom. Di mana kehidupan mereka tak luput dari ‘kebebasan’ dan hura-hura ala remaja. Bisa dikatakan Skins ini sama seperti Glee namun versi Inggris nya. Walaupun berasal dari UK, Skins juga membuat versi Amerika nya yang hanya digarap satu season saja. Yah, menurut saya pribadi jalan cerita dan penokohannya jauh lebih bagus yang original UK.

[Warning Alert: TV Series ini tidak direkomendasikan untuk penonton di bawah umur. Harus dibekali iman yang kuat jika ingin tetap menontonnya #IYKWIM XDD]

Saya menyukai Skins karena saya baru mengetahui kalau aktor favorit saya Nicholas Hoult ternyata dulu pernah bermain di drama remaja tersebut sebagai aktor di generasi pertama. Btw, Skins ini punya 3 generasi yang mana setiap generasi itu membintangi dua season sekaligus. Dan tidak hanya itu, setelah selesai dengan season ke enamnya, Skins kembali membuat satu season perpisahan di season 7 tahun 2013 kemarin.

Di generasi pertama season 1 &2 berikut pemainnya:

Nicholas Hoult as Tony Stonem

Tony merupakan aktor utama di generasi pertama ini yang paling ‘good looking’ dibanding teman satu gengnya. Selain tampan, dia juga cerdas dan berbakat dalam hal musik. Tapi sayang, karena ketampanan itulah dia menjadi playboy walaupun sudah memiliki kekasih.

Joseph “Joe” Dempsie as Chris Miles

Chris adalah tokoh yang paling “slebor” dan “urakan” di sini. Dalam setiap scene, ia sering terlihat minum alkohol, narkoba dan melakukan seks dengan beberapa wanita termasuk di episode “Chris” ia melakukannya dengan dosennya sendiri. Tapi walaupun begitu, Chris sangat peduli pada teman-temannya.

Mike Bailey as Sid Jenkins

Sid adalah sahabat baik Tony yang culun. Penampilan sehari-harinya tak lepas dari kupluk dan kacamata. Ia sangat menyayangi Tony sebagai sahabat tapi di sisi lain ia mencintai pacar Tony. Sid tak mau merebut pacar Tony karena Tony adalah sahabat baiknya, dan ia hanya bisa menyimpan perasaan cintanya dalam-dalam.

April Pearson as Michelle Richardson

Michelle adalah pacar Tony yang cantik dan seksi. Banyak lelaki yang mengagumi Michelle dan ingin menjadikannya pacar. Karena kesempurnaan itulah Sid mencintai pacar Tony ini. Michelle sendiri tau kalau Sid mencintainya dan terkadang ia menggoda Sid dengan mencium Tony di depan Sid.

Larissa Wilson as Jal Fazer 

Jal adalah anak seorang musisi terkenal dan memiliki bakat sama seperti ayahnya. Jal pandai memainkan klarinet dan bebrapa kali menjadi pemimpin resital di kampusnya. Ia juga teman dekat Michelle yang selalu memberi saran pada masalah percintaan Michelle.

Dev Patel as Anwar Kharral

Anwar merupakan satu-satunya tokoh yang berperan sebagai muslim dari Pakistan di geng Tony. Walaupun muslim ia masih meragukan kemuslimannya. Menjadi minoritas di geng nya membuat ia mengikuti kebiasaan teman-temannya yang cenderung bebas.

Mitch Hewer as Maxxie Oliver

Maxxie adalah sahabat baik Anwar yang berparas manis. Dengan bakat menari ditambah wajah yang tampan, serta sifatnya yang baik tak heran banyak gadis-gadis yang menyukainya. Tapi Maxxie tak akan tertarik dengan gadis manapun karena dia seorang gay. Bahkan Anwar pun tidak mengetahui kalau Maxxie adalah gay.

Hannah Murray as Cassie Ainsworth

Cassie adalah tokoh yang cukup ‘freak’ dan ‘beautiful failed’ dengan gaya bicaranya yang agak ‘lemot’. Apalagi penyakit anehnya yang memiliki kesan buruk terhadap makanan, karena itulah ia ragu dalam memakan sesuatu. Di episode satu, Cassie bertemu Sid di pesta Abigail. Saat mengobrol dengan Sid itulah Cassie mulai menyukai Sid.

Kaya Scodelario as Effy Stonem

Effy adalah adik perempuan Tony yang masih duduk di bangku SMA. Ia memasang wajah anak baik-baik di depan orang tuanya, padahal setiap malam ia selalu pergi ke club dan pulang pagi. Dengan bantuan sang kakak, Effy tak pernah ketahuan oleh orang tuanya.

Aimee-Ffion Edwards as Lucy “Sketch” (hanya muncul di season 2)

Sketch adalah gadis stalker yang selalu memotret kegiatan Maxxie. Ia juga pernah menyusup ke kamar Maxxie dan cerobohnya meninggalkan jepit rambutnya di sana. Maxxie pun membenci Sketch dan sebaliknya, Sektch menjadikan Anwar sebagai pelarian.

Beberapa pemain di generasi ini merupakan aktor dari bintang film terkenal seperti Nicholas Hoult di film X-MAN fireclass, X-MAN 2014, Warm Bodies, Clash of the Titans dan Jack the Giant Slayer. Lalu Dev Patel kita tau dia adalah pemeran utama di film Slumdog Millionaire dan pemeran Pangeran Zukho di Avatar The Last Airbender. Dan baru-baru ini Hannah Murray (Cassie) membintangi film berjudul God Help The Girl yang tayang di UK.

Sejauh saya menonton season 1 & 2, karakter antar pemain cukup jelas. Persahabatan mereka banyak dibumbui konflik seperti ketidakpercayaan, percintaan yang tidak seharusnya dan sebagainya. Karena dari awal mereka sudah terjalin persahabatan, maka apapun kesalahan yang pernah dilakukan, yang lain akan membuka hatinya untuk memaafkan. Begitu pula dengan cinta, siapa yang tahu kalau akhirnya Chris memiliki niat untuk menikahi Jal. Namun pada akhirnya Chris harus meninggalkan Jal, sahabat dan keluarganya untuk selamanya. Dan satu hal yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan, sebrengsek apapun sahabatmu, bahkan yang sudah mengencani kekasihmu tanpa sepengetahuanmu. Dia tetaplah sahabatmu, yang selalu menyayangimu. Untuk yang ini, silakan anda mau pilih yang mana. Tetap menganggapnya sahabat atau musuh. Yang jelas, akhir season ini cukup manis. Episode yang paling menarik menurut saya ada di episode 2 “Cassie” & 6 “Maxxie & Anwar” (season 1), episode 4 “Michelle” & 10 “Everyone” (season 2)

Untuk review bisa dicari sendiri di wikipedia dan kalau mau nonton searching di YouTube aja <= dia blogger pemalas *ditimpuk

Lanjut ke generasi 2 (season 3&4) berikut pemainnya:


Kaya Scodelario as Effy Stonem

Setelah sang kakak Tony menjadi pemain utama di generasi satu, kini sang adik di generasi 2. Di season ini Effy makin terpuruk dengan semua keadaan, mulai dari keluarganya sampai kehidupannya yang berantakan. Dan Freddie lah yang berhasil menyelamatkannya dan mencintainya dengan tulus.

Luke Pasqualino as Freddie McClair

Freddie adalah seorang piatu yang kini tinggal dengan ayah dan adik perempuannya. Memliki sahabat baik bernama Cook dan JJ yang ketiganya disebut Three Musketeers. Namun persahabatan mereka diuji dengan kehadiran sosok Effy. Freddie dan Cook pun tak jarang berkelahi karena Effy.

Jack O’Connell as James Cook

Bisa dikatakan Cook adalah Chris generasi 2. Semenjak Freddie lebih mementingkan Effy dibanding dengan sahabatnya, JJ selalu mengikuti Cook kemanapun dan JJ mau saja disuruh apapun oleh Cook. Namun dibalik sifat kebrutalannya, Cook sangat menyayangi kedua sahabatnya sejak kecil itu.

Ollie Barbieri as JJ Jones

JJ adalah mantan penderita autis yang memiliki keahlian bermain sulap. Ia adalah satu-satunya yang tidak populer diantara geng nya. Mencium gadis pun ia tak berani, namun berkat Emily yang membantunya sebagai sahabat, JJ mulai berani menunjukkan dirinya sebagai laki-laki sejati.

Lisa Backwell as Pandora Moon

Di season 2 Pandora sudah muncul sebagai teman dekat Effy di SMA. Berlanjut ke season 3 & 4, Pandora yang dulunya dikenal sebagai gadis aneh dan ‘anak mami’ ini mulai mengikuti kebiasaan geng Effy. Mencoba drugs dan seks seperti Effy.

Merveille Lukeba as Thomas Tomone

Thomas adalah imigran dari Kongo yang pindah ke Bristol  untuk hidup mandiri. Pertemuan pertamanya dengan Effy & Pandora. Lalu ia bekerja di kampus Effy dkk dan mulai menjalin hubungan dengan Pandora.

Lily Loveless as Naomi Campbell

Naomi adalah gadis blonde yang di awal pertama masuk kuliah menjadi bahan olokan Cook dan Katie. Awalnya ia gadis yang cuek dan tidak suka dengan kehadiran ‘teman’ barunya, namun seiring berjalannya waktu Naomi bisa bersahabat dengan mereka semua. Termasuk kepada Emily yang diam-diam menyukainya.

Kathryn Prescott as Emily Fitch

Emily adalah kakak kembar Katie yang kepribadiannya lebih kalem dan pendiam. Sejak bertemu dengan Naomi, ia mulai merasakan dirinya jatuh cinta pada Naomi yang jelas adalah perempuan. Ia sangat mencintai Naomi dan terus berjuang hingga Naomi mau membalas cintanya.

Megan Prescott as Katie Fitch

Berbeda dengan Emily, Katie jauh lebih ‘bitch’ dari sang kakak. Ia senang bergonta ganti pasangan dan bahkan pernah mengencani Freddie. Tapi ia tahu hanya Effy lah yang dicintai Freddie dan ia pun menyerah. Dibalik penampilan dan sifatnya yang ‘liar’ itu, Katie sangat menyayangi keluarganya terutama sang kakak.

Ada yang kenal dengan para pemain di generasi 2 ini ? yup, Luke Pasqualino membintangi film Snowpiercer sebagai Grey, di BBC UK ia membintangi series The Musketeers yang berperan sebagai d’Artagnan. Kaya Scodelario berperan sebagai Peshet di film Clash of the Titans (bareng Nicholas Hoult XDD), tahun ini dia main film berjudul The Mazz Runner sebagai Teresa, bagi penggemar Robbie William, Kaya juga pernah menjadi model video clipnya yang berjudul Candy. Kathryn Prescott yang sampai saat ini masih membintangi tv series berjudul Finding Carter yang tayang di MTV UK dan akan berlanjut sampai season 2 nanti. Nah, dan untuk Jack O’Connell, ia cukup terkenal dengan perannya di film 300:Rise of an Empire, dan Desember tahun ini juga ia menjadi pemeran utama di film Unbroken garapan sutradara Angelina Jolie. Yang menarik di sini adalah ia akan beradu akting dengan Miyavi (yang kita kenal sebagai Samurai Guitarist). Jack berperan sebagai Louis Zamperini dan Miyavi sebagai Mutsuhiro “The Bird” Watanabe.

Review saya tentang season 3 dan 4 ini gak terlalu bisa dijadiin bahan referensi karena saya belum nonton episode 6-9 di season 4 ;;A;; saya baru nonton sampe episode 5 doang... dan untuk review generasi 3, season 7 dan Skins versi Amerika, secepatnya akan saya buat biar lengkap. Jadi kesimpulan yang bisa saya ambil dari menonton season 3 dan 4 ini adalah, konflik yang di season 3 masih belum dapat karena baru perkenalan para pemain, dan di season 4 lah konflik mulai mencuat. Adegan dan cerita membuat saya ikut merasakan dan terbawa suasana. Emily dan Naomi yang hubungannya maju mundur, Cook yang dipenjara karena memukul orang di pesta, hubungan Freddie dan Effy yang ceritanya benar-benar “angst”. Sejauhini saya lebih suka di season 4 dengan semua alur cerita yang menurut saya “ini lah Skins”. So, buat siapa saja yang mau nonton Skins, silakan saja tapi ingat.. harus dibekali iman yang kuat dan sekali lagi ini bukan tontonan rekomendasi untuk yang dibawah umur.

Tunggu postingan selanjutnya~ see you later!


3 comments:

  1. Hallo kak, mau nonton kelanjutannya mereka dong. Punya link streaming untuk generasi ke tiga tidak?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. sorry for replying late. dari gen 1 sampai 3 aku streaming di youtube, cek aja semoga masih ada.

      Delete
  2. gan mau nanya utk yg series 1 emang blm ada yg menyediakan sub bahasa ya?

    ReplyDelete