Monday, October 15, 2012

Playlist of the Week & Matenrou Opera – Murder Scope Lyric



Playlist minggu ini :

1, Matenrou Opera – Murder Scope
2, SCREW - XANADU
3, the GazettE – IBITSU
4, UNiTE – Yakusoku
5, GOTCHAROCKA – HYDRAG
6, Sob Ta – Tina Jittalela & Aom Sucharat
7, Matenrou Opera – HELIOS
8, YOHIO - SKYLiMiT
9, Matenrou Opera – Otoshiana no Soko wa Konna Sekai
10, Dir en Grey – DIFFERENT SENSE


Karena Murder Scope masuk rank pertama playlist gw, nih gw kasih lyric nya lagi. Sekalian karaokean gitu..

Matenrou Opera – Murder Scope

I don’t wanna murder you
give me kiss, your touch and more....
tell me cause, your mind and more....
can I get ? Im waitin claimin you. Im a only girl ?

give you kiss, my touch and more....
make me girl, make me your bitch
wanna be ? I can do everything anything

nanto naku biki yo serareteru ki ga shiteta
datte anata ha yasashii kara
hoka no dareka wo dai tatte kama wanai
watashi dake ga tokubetsu

sou omotte ta

kikasete yo yasashii kotoba wo dareka ni itsutta kopi^ janaku
hontou no anata no kotoba de hontou no watashi wo mitsu mete itsutte
tsutsumi komu youni

itsumade mitsumete ireba anata to watashi dake ni naru ?
kitto sonna nichi hamou konai
kitto anata ha nozondemo nai wakatterukedo

warikitte warikira rete
wakatta youna te tsuki de
watashi ga watashi janai mitai

doushite kidu kanakatta no
otona ni narenakatta no
toori sugatta onna ni anata ha furikaetta dake

sore demo anata ga kureta kotoba mo itoshi samo
hanase nai hanashi takunai
jibun ga konna baka de sukue nai yatsu datte wakatta

sake teku anata wo mire ba
donna ni yumemi gachina watashi mo kawai souna jibun ni kidu ku

kono mama owaraseru koto nante dekinai kara

sayonara itoshii anata
yatto watashi wo mite kureta
donna ni tsura souna mede donna ni obie ta hyoujou demo ii
watashi wo mite kureta hontou no watashi wo

Fanfic Super Visual Battle Royale



Title : Super Visual Battle Royale
Author : Hikari Ogata a.k.a Eri Tonooka
Chapter : 1/1 –OneShoot-
Pair : ShouXHiroto (Shoupon)
A/N : This is fact about  Shou n’ Hiroto yang aku bumbuin dgn beberapa fiksi supaya bisa dijadikan cerita yang nyambung.


Super Visual Battle Royale


Tidak kurang dari sepuluh menit setelah berakhirnya acara Battle Super itu, Hiroto sengaja memisah dari Shou. Ia berjalan duluan menuju ke belakang panggung, dengan sebelumnya mengambil kacamata yang ia titipkan di meja host-Shou dan Tora menjadi hostnya-. Ia berjalan nyaris berlari, sibuk sendiri mencari tas yang ia lupa tadi letakkan di mana. Di sudut meja rias sana, terlihat sedikit bentuk tas Hiroto dari bentuk mata kecilnya.
Segera ia ambil dan menggantungkannya di bahu kanan. Begitu ia kembali ke pintu depan, tiba-tiba Nao menubruknya cukup keras.

“ouch!!”

“ee?? Gomen na, Hiroto-kun” ucap Nao membungkuk dalam lalu memegang tangan Hiroto yang ia tabrak tadi.

“iie, daijoubu” hiroto melepaskan pegangan Nao “Nao-san, kalau Shou cari aku jangan beritahu dia ya” pinta Hiroto “lho? Memangnya kau mau ke mana?”

“aku mau pulang. Capek” ucapnya tersenyum kecil
“baiklah. Memang sepertinya kau butuh istirahat”

Hiroto mengangguk dan meninggalkan Nao-dan teman-temannya yang lain- di belakang panggung.

***


“Tora? Apa kau lihat Hiroto?” tanya Shou bingung mencari teman kecilnya itu tidak ada di manapun.
“tidak. Tanya Saga atau Nao saja”

Shou menghampiri Saga dan nao yang duduk bersama dua member SCREW seperti sedang mengobrolkan sesuatu.

“maaf menganggu. Apa kalian lihat Hiroto?”

Semua saling pandang kecuali Nao. Sepertinya ia lupa akan janjinya tadi pada Hiroto agar tak memberitahu Shou tentang keberadaannya.

“dia pulang barusan--ups--”spontan ia menutup mulutnya sendiri. Ia sudah melanggar janji dan takut kalau Hiroto akan marah nantinya.


“oh, sankyuu Nao-san”

***

Shou memencet bel apartemen Hiroto. Sekali, dua kali, tiga kali tak kunjung ia mendapat sambutan dari dalam sana. Ia coba putar kenop pintunya, namun terkunci. Menelepon pun percuma, tak tersambung.

Akhirnya ia menunggu di depan pintu apartemen Hiroto sampai sang penghuni apartemen itu menampakkan sedikit bagian tubuhnya kepada Shou.


“ngapain kamu di sini?” suara berat Hiroto menyadarkan Shou yang sedari tadi terus menatap langsung pintu di depannya.

Shou berbalik badan dan melihat Hiroto memakan sebatang pocky yang sebungkus lagi ia genggam di tangan kirinya.

“kenapa pulang buru-buru? Gak nungguin aku juga..” ucap Shou khawatir

“memangnya kenapa?” tanyanya tanpa ekspresi, masih mengemut pocky-nya

“kamu kan pacarku”

“ohh..”
“ekspresi macam apa itu?”


Hiroto melewati Shou dan membuka pintu dengan sikap biasa.

“aku lupa kalau aku pacarmu, Shou”

“he?!!” Shou mendelikkan matanya

“kita kan laki-laki, satu band pula. Jadi terkadang aku lupa, masa’ laki-laki bisa berpacaran dengan laki-laki?”

“kamu ngomong apa sih?”

“benar juga, menerima pelukan bantuan saja malu, bagaimana kita deep kiss di atas panggung? Pasti tidak mau” Hiroto menohok Shou dengan fakta yang ia alami tadi

“kamu gak suka dengan responku tadi?”

“padahal sudah dibantu, tapi memelukku saja rasanya enggan. Hmm, sepertinya benar kata Tora ya... kamu gak suka digitukan”


“Hiroto, maaf. Aku melakukannya agar orang lain tak tau hubungan kita. Kalau mereka tau, aku tak bisa bayangkan kejadian apa yang bakal terjadi setelahnya”

Hiroto menganggukkan kepalanya mengerti. Mengerti kalau Shou sudah berbeda dari yang dulu.


“kamu gak pulang ke apartemenmu?” tanya Hiroto acuh

“oke, aku salah. Maafkan aku. Kejadian tadi aku tak bermaksud untuk tak mau membalas pelukanmu, tapi—”

“tapi memang kamu gak mau melakukannya”

“sudah sana pulang!! Aku butuh istirahat!!” seru Hiroto tepat di depan wajah Shou. Ia mendorongnya sampai keluar pintu, dan menutupnya cukup keras.


Ini salah Shou sendiri karena sudah membuat Hiroto marah. Akhirnya Shou pulang dengan terpaksa, dan tanpa ia ketahui di dalam kamar Hiroto sedang menangis atas insiden di panggung tadi.

***


n.b : oke, ini adalah moment yang paling bikin gw gak bisa tidur semalaman. Ekspresi mpon yang mau megang tangannya Shou, aihh malu-malu kucing gitu O>///<O... trus si Shou juga keknya mau meluk mpon tapi ga jadi... wiii kawaii... ///w///
Noh, liat aja poto2 yg ku save dari videonya




Fanfic R U my Bro?



Title : R U my Bro?
Author : Hikari Ogata a.k.a Eri Tonooka
Cast(s) : SCREW (main : Byo), BBF chara (main : Lee Min Hoo)
Chapter : OneShoot
Genre : Humour
A/N : Sangat excited melihat kemiripan yang luar biasa dari seorang Byo si Master of Sukebe dan Lee Min Hoo yang lumayan ganteng (tetep gantengan Byo, lah.. secara tanpa oplas)



Diceritakan di dua buah negara yang tidak cukup jauh tempatnya hiduplah dua anak manusia yang konon katanya dikabarkan bentuk mukanya mirip namun dengan kelakuan yang sangat berbeda. Ternyata oh ternyata, kedua orang ini adalah saudara kembar yang terpisah jauh oleh jarak dan waktu (halah). Mereka adalah Lee Min Hoo dan Byo Kojima.


Tak ada yang bisa memungkiri kalau mereka berdua benar-benar identik. Dan setelah terpisah selama kurang lebih sembilan ratus tujuh puluh lima jam lebih tiga detik, mereka tanpa sengaja akhirnya bertemu di tempat Byo tinggal selama ini. Jepang.


Karena Lee selama ini hidup di Korea sebagai artis multitalent (segala pekerjaan apapun bisa, mulai dari nyuci piring sampai nggali pasir di kali), ia pun mendapat peran dari bossnya untuk memerankan sebuah drama Korea yang berjudul Best Before Flower dan mengambil setting di Jepang.


Dan di waktu yang sama, Byo dan teman-teman satu bandnya sedang menggelar tur keliling Jepang untuk promosi single teranyar mereka. Di hari itulah tanpa sengaja mereka bertemu tanpa kenal sebelumnya..


Byo dan keempat temannya sedang asik jjs di trotoar Shibuya, atribut ‘seragamnya’ udah lengkap plus cihuy tenan. Ditambah kacamata bikin kegantengan mereka jadi sulit terekspose oleh fangirls yang bekeliaran di sana. Saking asiknya jalan pake kacamata hitam, Byo gak ngeliat kalo di depannya ada orang. Bukan satu, tapi empat laki-laki yang gantenganya ngalah-ngalahin mereka.


“hoi!!! Gak punya mata, ya?!” teriak salah satu orang yang pas-pasan ditabrak Byo tadi.

Byo juga kesakitan gegara tangannya nubruk lumayan keras, “heeh!! Gw juga sakit, blo’on!” nah si Byo juga gak mau kalah dong.

“malah nantang kamu, ya!” orang itu sudah ancang-ancang mau pukul Byo tapi dari belakang ada Kazuki udah nyengkram tuh tangan orang.

“jangan macam-macam, kalau gak mau berurusan dengan kami” ucap Kazuki penuh aura intimidasi

Dan orang itu pun ciut juga nyalinya ngeliat tampang Kazuki yang begitu. Tapi gegara Kazuki yang sok pahlawan begitu, Manabu yang ngeliat dari belakang udah siap-siap mau nangis.

Manabu pun sesenggukan sambil gigit bibir bawahnya nahan nangis. Ngeliat itu, Jin jadi simpati dan elus-elus kepala Manabu *cari kesempatan itu, mah*

“Manachan kenapa?”
Manabu noleh dan natap mata Jin dengan jurus eyes puppy andalannya, “Kazukun... Byo nii...”

Bak tersihir oleh magicnya Manabu, Jin pun nyamperin Kazuki dan nyuruh tu anak udahin membela Byo dan balik ke Manabu lagi. Kazuki yang gak ngerti tiba-tiba Manabu nangis cuman bisa ah eh oh gak ngerti.

Balik lagi ke orang yang ditabrak Byo tadi..

“pokoknya gw minta ganti rugi. Baju gw yang bermerek ini jadi kotor gara-gara elu!” seru orang itu sambil menumpahkan kuah ke mana-mana *hujan lokal, bang*

“seharusnya loe yang ganti rugi atas insiden terkilirnya tangan gw!” kuahnya Byo juga luber ke mana-mana. Sambil benerin bajunya, Byo ngelepas kacamata yang sedari tadi mengganggu pemandangan saya (?).

Seperti di film-film kebanyakan, pas Byo ngelepas kacamatanya, banyak bunga-bunga bermekaran di sekitarnya. Ditambah sang lebah juga beterbangan di sebelahnya.

Orang itu pun kaget sejadi-jadinya ngeliat Byo yang gantenganya naujubileh itu. Pasalnya gantenganya Byo itu kenapa harus sama dengan gantengnya orang itu.

“Wajah kita... mirip” ucap orang itu taanpa sadar.
“bos ngomong apa?” tanya salah seorang teman orang itu yang diketahui bernama Kim Hyun Joong (bener gak nulisnya)
Dan kedua teman yang lainnya ikut merhatiin muka bosnya itu dengan Byo.

“wah, bener bos. Kalian mirip banget” ucap Kim Bum

“heh, ngomong apaan sih kalian? Mana bisa muka gw dimiripin sama kuda lumping ini!?” teriak Byo gak terima

Sejurus kemudian keempat teman Byo itu juga melakukan hal yang sama dilakuin teman orang itu. Merhatiin muka Byo yang sukebe itu dengan si kuda lumping.

“Byo, kamu mirip bener deh sama tuh orang. Kalian kembar yak?” ucap Rui asal ceplos
“enak aja! Emak gw cuman ngelahirin gw seorang. Masahito Byo Kojima”

“ap..apa? Masahito? Kojim? Eh salah.. Kojima?” ucap orang itu pasang tampang agak kaget sedikit.
“iya kenapa?” Byo acuh

“kamu.... kakakku...”

“hieeee.... sejak kapan gw jadi aniki loe! Gak sudi gue”

“kamu anaknya pak Kojim, eh salah lagi.. Kojima kan?”

“kenapa emangya? Elu belum bayar hutang ke bapak gue?”

“no..noo.. bukan gitu.. soalnya,, pak Kojim itu,, papah aku juga...” ucap orang itu jujur “oiya, namaku Lee Min Hoo”

“weks,, sejak kapan gw punya sodara orang Korea? Wah... bapak Kojim ini bener-bener dah”

“jadi... kita sodara kan?” ulang Lee lagi

“eitzz,, bentar dulu. Kenapa lu bisa tau gw kakak lu?”

“kita kembar, kak... beda cuman dua setengah detik doang lahirnya”

‘kenapa bisa jadi gini yak?’ ucap Byo dalam hati

Di jarak dua meter dari kedua sodara kembar itu, sudah ada tujuh orang cowok-cowok kece nan cakeb lagi nangkring di sana.

“eh, boss lu beneran sodara kembar temen gw itu?” tanya Jin pada Kim Bum

“iya bener. Tuh liatin aja, mukanya mirip pan?” ujarnya sambil jilatin es krim bareng Manabu. Tapi Manabu enak, makan es krim sambil dielus-elus sama Kazuki. Jin yang liat jadi patah hati sejadi-jadinya...

“wah, kalo gini ceritanya gw bisa melancong ke Korea nih, liat Barongsai...” celetuk Rui

“woiii,, barongsai mah di Cina kaleee...” seru Kim Hyun sambil teriak-teriak gak terima negaranya ber-image Barongsai.

“oohhh...”


Dan akhirnya Byo Kojima sang penyanyi Jrock ternama sudah punya saudara kembar sehidup semati yang akan bersamanya kapanpun yang tidak lain adalah seorang aktor drama Korea yang juga terkenal di negaranya. Kehidupan memang keras bung, bahkan saudara kembar sendiri bisa tepisah jauh dan se lama ini. Tapi berkat usaha author, akhirnya mereka bisa tersatukan kembali dan selesailah penpic ini sampai di sini...


Di sana gunung di sini gunung, di tengah tengah ada lubang kubur,
Readers bingung author pun bingung, yang penting semua bisa terhibur.

Jaa matta...



Drabble When I was Young [PaRADEiS]



Title : When I was Young
Fandom : Oyuugi Wagamama Dan X PaRADEiS a.k.a PaRADEiS
Main Chara : Wataame Mashiro
Genre : Parody, (only made readers are laugh to this drab)



Seperti yang sudah kita ketahui, PaRADEiS adalah Japanese Oshare Kei band yang udah bubar. Hal yang paling mencolok dari band ini adalah sang vokalis Mashiro, untuk itu mari kita intip apa yang dia kerjakan di rumah bersama anaknya. à setting cerita 10 tahun kemudian setelah PaRADEiS disbanded, dan anggep aja nama anaknya Neko-chan.


Neko-chan : “papih, pinjem tabnya yah... mau main angry birds..” rengek sang anak sama Mashiro yang lagi baca koran di teras rumah sambil nyeruput kopi ala babe-babe betawi.
Mashiro : “iya ambil sana di kamar papih”


Neko-chan masuk ke kamar papihnya seperti biasa (?) buat ngambil tab. Dan dia keluar ke teras lagi sambil nyengir bahagia udah dapat tab di tangan. Dia duduk di sebelah papihnya dan mulai ngebuka tuh tab. Si anak udah hapal aja di mana tempat folder mainannya, tapi dia jadi aneh ngeliat satu folder yang biasanya gak ada di situ tiba-tiba jadi di situ (?).


Ditambah lagi nama foldernya bernama “My Memory”. Otak si anak udah menjurus ke sebuah album foto atau video keluarganya dia beserta Mashiro dan istri. Lalu dibukalah folder itu dan mendapati puluhan bahkan ratusan (?) video-video yang menurutnya aneh.
Satu video pun diputarnya...


Sejurus kemudian dia bingung sendiri. ‘Ini video apaan sih?’ batinnya. Dan tanpa ragu-ragu lagi dia pun nanya sama papihnya, Mashiro.


Neko-chan : “pih, ini video apa sih?” nunjukin tab ke arah Mashiro deket-deket. Mashiro yang lagi neguk kopi pun memuntahkan semua air kopi yang belum sempat nyampe kerongkongannya itu. Alhasil muncrat semua tuh kopi ke mana-mana.


Mashiro : “itu video papih sama temen-temen papih waktu masih muda dulu” ngomonglah ia sambil ngelap mulutnya
Neko-chan : “oh.. papih dulu punya band ternyata. Terus papih yang mana?... hmm,, pasti yang ini” tunjuk gitaris Sei.
Mashiro : “bah, kau ini. Bukan tauk! Masa’ papihmu jelek banget. Lain yang itu!”
Neko-chan : “terus yang mana pih? Nyerah deh..”
Mashiro : “kamu beneran mau tau?”
Neko-chan : *ngangguk*
Mashiro : “jangan kaget ya...”
Neko-chan : *ngangguk sampe kepala mau lepas*
Mashiro : “itu tuh, vokalisnya liatin deh”
Neko-chan : *liatin vokalisnya secara seksama*
Mashiro : *senyum2 najong*


Neko-chan : “WHAT THE F*CK!!!!”


OWARI


A/N : Story based on PARADEIS pv Ohime Sama Akai Bara. Huhuhu,, kangen PARADEIS dan lagu-lagunya yang menohok hatiku itu.